Berita Bengkulu
Curhat Edi, Nelayan di Bengkulu yang Empat Hari Tak Melaut karena BBM Disita Polisi
Empat hari tak melaut, Edi nelayan Malabero bingung beli seragam sekolah anak hingga uang jajan pun tak ada.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Ricky Jenihansen
Ringkasan Berita:
- Edi sudah empat hari tidak melaut akibat persoalan BBM.
- Kebutuhan rumah tangga dan biaya sekolah anak mulai terganggu.
- Satu kapal membutuhkan sekitar 60 liter BBM untuk melaut.
- Nelayan membeli BBM seharga Rp8 ribu per liter dari pengecer.
- Nelayan berharap pemerintah menyediakan agen resmi BBM dekat lokasi.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Edi (51), nelayan tradisional di kawasan Malabero, Kota Bengkulu, mengaku sudah empat hari tidak melaut setelah bahan bakar minyak (BBM) solar untuk nelayan disita aparat kepolisian.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan rumah tangga hingga biaya sekolah anak-anaknya mulai terganggu.
Aktivitas Melaut Terganggu
Sebelumnya, bahan bakar minyak (BBM) solar yang digunakan nelayan untuk melaut disita aparat kepolisian.
Salah satunya, nelayan tradisional Malabero, Edi (51), turut merasakan dampak tidak adanya BBM.
Ia sudah melaut sejak 35 tahun lalu dan menggantungkan hidup dari laut.
Setiap hari, Edi bersama teman-teman nelayannya sekitar pukul 00.00 WIB mulai berangkat untuk melaut.
Ia melaut hingga ke area Kabupaten Seluma dan pulang sekitar pukul 14.00-16.00 WIB.
Edi menceritakan dirinya sudah empat hari tidak melaut akibat persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) untuk nelayan yang kini menjadi polemik.
Dampaknya, kebutuhan rumah tangga hingga biaya sekolah anak-anaknya mulai terganggu.
“Anak saya yang nomor lima mau masuk SMA. Dia minta dibelikan seragam sekolah, tapi kami belum tahu mau beli pakai apa,” kata Edi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Jumat (8/5/2026).
| BKN Bagikan Tips Hadapi Tes CAT Koperasi Merah Putih 2026, Jangan Panik Saat Ujian |
|
|---|
| Aksi Demo Nelayan Malabero Bengkulu Imbas BBM dan 2 Orang Ditahan |
|
|---|
| Sempat Ricuh, Aksi Nelayan Malabero Berujung Reda Usai Dimediasi Polisi |
|
|---|
| Nelayan Malabero Bengkulu Keluhkan Penyitaan Solar, Sebut Dipakai Khusus Melaut |
|
|---|
| Santri Pondok Tahfidz Al-Quraniyah Bengkulu Selatan Jadi Hafidz 30 Juz |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kolase-foto-nelayan-tradisional-Bengkulu.jpg)