Jumat, 8 Mei 2026

Berita Bengkulu

Aksi Demo Nelayan Malabero Bengkulu Imbas BBM dan 2 Orang Ditahan

Empat hari tak melaut, Edi nelayan Malabero bingung beli seragam sekolah anak hingga uang jajan pun tak ada.

Tayang:
Panji Destama/TribunBengkulu.com/Muhammad Panji Destama Nurhadi
NELAYAN - Kolase Edi 51 Tahun saat diwawancarai wartawan dan aksi nelayan tradisional malabero Kota Bengkulu, Jumat (8/5/2026). Empat hari tak melaut, Edi nelayan Malabero bingung beli seragam sekolah anak hingga uang jajan pun tak ada. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

 


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Nelayan tradisional di kawasan Malabero, Kota Bengkulu, mengaku terpukul akibat tidak bisa melaut selama beberapa hari terakhir.

 


Sebelumnya, bahan bakar minyak (BBM) solar yang digunakan nelayan untuk melaut disita aparat kepolisian.

 


Salah satunya nelayan tradisional malabero Edi (51) turut merasakan dampat tak ada nya BBM, ia sudah melaut sejak 35 tahun dan menggantungkan hidup dari laut.

 


Setiap hari Edi bersama teman-teman nelayan nya sekitar pukul 00.00 WIB, mulai berangkat untuk melaut, ia melaut hingga ke area Kabupaten Seluma dan pulang sekitar pukul 14.00-16.00 WIB.

 


Edi menceritakan dirinya sudah empat hari tidak melaut akibat persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) untuk nelayan yang kini menjadi polemik.

 


Dampaknya, kebutuhan rumah tangga hingga biaya sekolah anak-anaknya mulai terganggu.

 


“Anak saya yang nomor lima mau masuk SMA. Dia minta dibelikan seragam sekolah, tapi kami belum tahu mau beli pakai apa,” kata Edi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Jumat (8/5/2026).

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved