Berita Bengkulu
Aksi Demo Nelayan Malabero Bengkulu Imbas BBM dan 2 Orang Ditahan
Empat hari tak melaut, Edi nelayan Malabero bingung beli seragam sekolah anak hingga uang jajan pun tak ada.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Nelayan tradisional di kawasan Malabero, Kota Bengkulu, mengaku terpukul akibat tidak bisa melaut selama beberapa hari terakhir.
Sebelumnya, bahan bakar minyak (BBM) solar yang digunakan nelayan untuk melaut disita aparat kepolisian.
Salah satunya nelayan tradisional malabero Edi (51) turut merasakan dampat tak ada nya BBM, ia sudah melaut sejak 35 tahun dan menggantungkan hidup dari laut.
Setiap hari Edi bersama teman-teman nelayan nya sekitar pukul 00.00 WIB, mulai berangkat untuk melaut, ia melaut hingga ke area Kabupaten Seluma dan pulang sekitar pukul 14.00-16.00 WIB.
Edi menceritakan dirinya sudah empat hari tidak melaut akibat persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) untuk nelayan yang kini menjadi polemik.
Dampaknya, kebutuhan rumah tangga hingga biaya sekolah anak-anaknya mulai terganggu.
“Anak saya yang nomor lima mau masuk SMA. Dia minta dibelikan seragam sekolah, tapi kami belum tahu mau beli pakai apa,” kata Edi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Jumat (8/5/2026).
| Sempat Ricuh, Aksi Nelayan Malabero Berujung Reda Usai Dimediasi Polisi |
|
|---|
| Nelayan Malabero Bengkulu Keluhkan Penyitaan Solar, Sebut Dipakai Khusus Melaut |
|
|---|
| Santri Pondok Tahfidz Al-Quraniyah Bengkulu Selatan Jadi Hafidz 30 Juz |
|
|---|
| BKN Buka Suara soal Heboh Jawaban Berubah saat Tes CAT Koperasi Merah Putih |
|
|---|
| Peserta Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih Keluhkan Jawaban CAT Berubah Sendiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kolase-foto-nelayan-tradisional-Bengkulu.jpg)