Minggu, 17 Mei 2026

Berita Bengkulu

Harga Minyak Goreng Premium di Bengkulu Naik Jelang Iduladha 2026

Harga minyak goreng premium di Bengkulu naik menjadi Rp46 ribu hingga Rp47 ribu per dua liter jelang Iduladha 2026.

Tayang:
TribunBengkulu.com/Muhammad Panji Destama Nurhadi
MINYAK GORENG - Minyak goreng premium dan Minyakita di kios sembako, Pasar Minggu, Kota Bengkulu, Sabtu (16/5/2026). Harga minyak goreng premium di Pasar Minggu Bengkulu naik hingga Rp47 ribu per 2 liter jelang Iduladha 2026. 

Ringkasan Berita:
  1. Harga minyak goreng premium di Pasar Minggu Bengkulu mengalami kenaikan.
  2. Harga Bimoli dan Sanco mencapai Rp46 ribu hingga Rp47 ribu per dua liter.
  3. Pasokan Minyakita disebut masih terbatas.
  4. Harga gula pasir dan tepung terigu ikut mengalami kenaikan.
  5. Pembeli disebut masih memilih minyak goreng premium.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, harga minyak goreng premium di Pasar Minggu, Kota Bengkulu, mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir.

Kenaikan harga ini dikeluhkan para pedagang sembako karena turut memengaruhi penjualan dan daya beli masyarakat.

Harga Minyak Goreng Premium

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Minggu, Sari, mengatakan kenaikan tidak hanya terjadi pada minyak goreng, tetapi juga sejumlah bahan pokok lainnya seperti tepung terigu, tepung beras, kerupuk, hingga gula pasir.

Menurut Sari, harga minyak goreng premium seperti Bimoli dan Sanco saat ini mencapai Rp46 ribu hingga Rp47 ribu untuk kemasan dua liter.

Sementara harga per liter berada di kisaran Rp23 ribu hingga Rp24 ribu.

Padahal sebelumnya, harga minyak goreng premium masih berada di angka Rp20 ribu hingga Rp21 ribu per liter.

“Kalau minyak premium sekarang naik. Yang merek Bimoli dan Sanco sudah Rp46 ribu sampai Rp47 ribu untuk dua liter,” ujar Sari saat ditemui di Pasar Minggu, Sabtu (16/5/2026).

Sari menjelaskan, minyak goreng seperti Minyakita dari pemerintah sebenarnya masih tersedia dengan harga Rp16 ribu per liter.

Namun, pasokan yang diterima pedagang sering kali terbatas sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan pembeli.

Akibatnya, pedagang terpaksa mengambil stok dari distributor lain dengan harga yang lebih tinggi.

“Kalau stok dari pemerintah ada, kami bisa jual Rp16 ribu. Tapi kalau tidak ada, kami ambil dari tempat lain sehingga harganya lebih mahal,” katanya.

“Harga minyak goreng Minyakita dijual di harga Rp16.000 karena saya mengambil dari orang lain, jadi sudah beberapa tangan,” tambah Sari.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved