Berita Wilayah Bengkulu
5 Daerah Penghasil Ikan Rawa di Provinsi Bengkulu, Kaur Tertinggi
Produksi ikan dari perairan rawa di Provinsi Bengkulu mencapai total 272.367 kilogram atau sekitar 272 ton.
TRIBUNBENGKULU.COM - Produksi ikan dari perairan rawa di Provinsi Bengkulu mencapai total 272.367 kilogram atau sekitar 272 ton pada 2023, data terbaru BPS Provinsi Bengkulu.
Potensi perikanan rawa ini menjadi sumber mata pencaharian penting bagi masyarakat lokal serta peluang strategis bagi pembangunan sektor perikanan daerah.
Dari seluruh kabupaten/kota yang memiliki aktivitas perikanan di rawa, Kabupaten Kaur mencatatkan produksi tertinggi, baik dari segi volume maupun nilai ekonomi.
Kaur Dominasi Produksi Ikan Rawa
Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dikutip dari BPS Provinsi Bengkulu, Kabupaten Kaur menghasilkan 119.680 kg ikan rawa dengan nilai produksi mencapai Rp3,4 miliar, menjadikannya daerah penyumbang terbesar dalam sektor ini.
Disusul oleh Kabupaten Mukomuko dengan produksi sebesar 66.098 kg senilai Rp1,55 miliar.
Kabupaten Bengkulu Utara berada di posisi ketiga dengan hasil tangkapan sebanyak 28.561 kg, yang setara dengan nilai produksi sebesar Rp836 juta.
Sementara itu, Kota Bengkulu turut mencatatkan kontribusi sebesar 33.894 kg dengan nilai ekonomi mencapai Rp877 juta.
Kontribusi Daerah Lain
Selain empat daerah utama tersebut, Kabupaten Seluma juga mencatatkan produksi sebesar 24.134 kg dengan nilai produksi mencapai Rp558 juta.
Beberapa kabupaten lain seperti Bengkulu Selatan, Rejang Lebong, Lebong, Kepahiang, dan Bengkulu Tengah tidak melaporkan adanya produksi ikan dari rawa pada tahun tersebut.
Total Nilai Ekonomi Capai Rp7,2 Miliar
Secara keseluruhan, nilai ekonomi dari perikanan tangkap di rawa-rawa Bengkulu sepanjang 2023 mencapai Rp7,24 miliar.
Angka ini mencerminkan potensi ekonomi yang cukup besar dari pemanfaatan perairan umum daratan, khususnya rawa, dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan nelayan lokal.
Potensi dan Tantangan
| Ekonomi Bengkulu Tumbuh 4,56 Persen pada Triwulan III, BPS Sebut Harga Sawit Jadi Pendorong |
|
|---|
| BPS: Nilai Ekspor Bengkulu Naik 73,71 Persen, Tak Ada Aktivitas Impor |
|
|---|
| BPS: 4,89 Juta Perjalanan Wisata ke Bengkulu Selama Tahun 2025, Kota Paling Diminati |
|
|---|
| Inflasi Bengkulu September 2025 Capai 2,57 Persen, Tertinggi di Kabupaten Mukomuko |
|
|---|
| 3 Daerah Dengan Populasi Ternak Babi Terbesar di Provinsi Bengkulu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Ilustrasi-Rawa19.jpg)