Minggu, 12 April 2026

Berita Bengkulu

Klinik Lovely Jadi Donatur Terbesar, Program Srikandi BPJS Kesehatan Pemprov Bengkulu

Salah satu pengusaha Bengkulu terlibat dalam Program Srikandi adalah Monika Andy, pengusaha perempuan sekaligus pemilik Klinik Lovely.

Editor: Yunike Karolina
HO TribunBengkulu.com
MOU PROGRAM SRIKANDI - Penandatanganan MoU di ruang Pertemuan Gedung Utama Pemprov Bengkulu, pada Senin siang (8/9/2025). Klinik Lovely dengan komitmennya berkontribusi langsung dan terbesar dalam Program Srikandi (Sinergi Rekrutmen dan Reaktivasi Peserta Jaminan Kesehatan Nasional). 

TRIBUNBENGKULU.COM –  Klinik Lovely dengan komitmennya berkontribusi langsung dan terbesar dalam Program Srikandi (Sinergi Rekrutmen dan Reaktivasi Peserta Jaminan Kesehatan Nasional).

Sebagai bentuk dukungan langsung terhadap program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, untuk memperluas kepesertaan BPJS Kesehatan.

Komitmen itu langsung diberikan pada saat penandatanganan MoU di ruang Pertemuan Gedung Utama Pemprov Bengkulu, pada Senin siang (8/9/2025).

Penandatanganan komitmen disaksikan langsung Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Asisten 1 Pemprov Bengkulu, Plt. Kadis Dinkes Provinsi Bengkulu, Kepala BPJS Kesehatan Provinsi Bengkulu, serta beberapa pejabat dan perusahaan-perusahaan yang ikut menyumbang dalam program Srikandi itu.

Salah satu pengusaha Bengkulu yang terlibat dalam Program Srikandi adalah Monika Andy, pengusaha perempuan sekaligus pemilik Klinik Lovely.

Monika tercatat sebagai pihak swasta dengan kontribusi terbesar dalam mendukung keberlangsungan program.

Direktur Klinik Lovely Monika Andy mengatakan, melalui program ini, pihak swasta berkontribusi membayar sebagian iuran, sementara sisanya ditanggung oleh pemerintah.

Tujuannya adalah membantu masyarakat kurang mampu yang tidak bisa membayar iuran BPJS agar tetap dapat terlayani dalam sistem kesehatan nasional.

"Kepedulian ini bukan sekadar kontribusi finansial, tetapi berangkat dari panggilan hati untuk membantu masyarakat. Saya percaya kesehatan adalah hak semua orang, bukan hanya mereka yang mampu secara finansial," terang Monika.

Melalui Program Srikandi ini, lanjut Monika, dirinya ingin berkontribusi agar lebih banyak masyarakat yang kesulitan membayar bisa kembali aktif menjadi peserta BPJS. 

"Bagi saya, membantu sesama adalah investasi sosial yang paling berharga,” ujar Monika.

Monika menjelaskan Klinik Lovely aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial, seperti memberikan pelayanan kesehatan ke panti-panti asuhan di Kota Bengkulu.

Menyediakan layanan home care bagi masyarakat yang tidak mampu datang langsung ke klinik.

Memberikan fasilitas antar-jemput gratis untuk lansia yang tinggal sendiri, ibu hamil, dan balita.

“Alhamdulillah kita sangat senang bisa bergabung dalam Program Srikandi, program ini adalah passion saya. Saya merasa hidup lebih berarti ketika bisa membantu orang lain, terutama mereka yang kurang mendapat perhatian dalam akses layanan kesehatan," tutur Monika kepada awak media.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved