Jumat, 5 Juni 2026

SMAN 5 Bengkulu Keluarkan Siswa

Reaksi Siswa Dikeluarkan SMAN 5 Kota Bengkulu dan Pindah ke SMAN 9 Imbas Polemik SPMB 

Reaksi Siswa SMAN 5 Bengkulu yang Dikeluarkan dan Pindah ke SMAN 9 Bengkulu Imbas Polemik SPMB 

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com/Media Center Pemprov Bengkulu
POLEMIK SPMB - Sejumlah siswa pelimpahan dari SMAN 5 Kota Bengkulu yang sebelumnya belum masuk Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan kemudian ditempatkan di SMAN 9 Kota Bengkulu mengaku merasa nyaman di sekolah barunya. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Setelah sempat menjadi sorotan akibat polemik Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) beberapa siswa SMAN 5 Bengkulu dikeluarkan dari sekolah dan  resmi ditpindahkan di SMAN 9 Bengkulu sebagai tempat belajar barunya.

Pelimpahan siswa dari SMAN 5 Kota Bengkulu yang sebelumnya belum masuk Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan kemudian ditempatkan di SMAN 9 Kota Bengkulu mengaku merasa nyaman di sekolah barunya. 

Mereka juga menepis isu adanya perlakuan tidak menyenangkan atau perundungan terkait status pelimpahan tersebut.

Alden, salah satu siswa, mengungkapkan bahwa sejak dua pekan pindah ke SMAN 9, ia merasa semakin betah.

“Semakin lama semakin betah. Tidak ada bully, baik dari teman-teman maupun guru,” ucapnya, Rabu (24/9/2025).

Baca juga: Duduk Perkara Wali Murid Tolak Ketua DPRD & Wagub Ikut Audiensi Polemik SPMB SMAN 5 Kota Bengkulu

Hal serupa disampaikan Aurel, siswi kelas X-3, yang merasa lebih mudah beradaptasi dan menikmati suasana belajar di SMAN 9.

“Teman-teman di sini asik dan seru. Sama guru-gurunya juga suka, kalau menjelaskan itu ngerti. Malah di SMAN 5 dulu saya kurang paham,” tuturnya.

Pernyataan para siswa ini sekaligus membantah isu miring terkait pelimpahan dari SMAN 5 ke SMAN 9.

Mereka berharap dapat melanjutkan pendidikan dengan tenang serta meraih prestasi di sekolah barunya.

Ada Wali Murid Ngotot Tak Mau Pindah

Sementara itu, wali murid kecewa atas hasil audiensi dengan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di ruang rapat lantai III Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (15/9/2025).

Audiensi ini bertujuan untuk menemukan titik temu dalam kisruh SMAN 5 Kota Bengkulu.

Usai pertemuan, salah satu wali murid, Tanti, menyampaikan kekecewaannya atas tawaran solusi yang diberikan. 

Menurutnya, usulan agar siswa yang bermasalah dipindahkan ke sekolah lain bukanlah jalan keluar yang tepat.

"Sangat mengecewakan kami, karena sebenarnya kalau memang Bapak Gubernur tetap mau memindahkan anak kami, memberi tadi alternatif menyiapkan amplop sesuai nama anak, sesuai dengan sekolah domisili kami. Cuma pindah itu bukan solusi bagi kami, ini menyangkut psikis anak," ungkap Tanti.

Ia menegaskan, para orang tua menuntut agar pemerintah menambah kuota siswa tanpa harus mengorbankan anak-anak lain.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved