Kamis, 4 Juni 2026

Berita Bengkulu

Stop Flexing, Hidup Glamor! Pesan Wagub Bengkulu Mian ke Pejabat Pemprov

Wakil Gubernur Bengkulu Mian membuka Bimtek Anti Korupsi bersama KPK RI, di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (4/11/2025).

Tayang:
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Yunike Karolina
Panji Destama/TribunBengkulu.com
MIAN INGATKAN PEJABAT - Wakil Gubernur Bengkulu, Mian saat diwawancara usai buka Bimtek anti korupsi di lingkungan Pemprov Bengkulu, di Aula Merah Putih, Selasa (4/11/2025). Pejabat di lingkungan Pemprov Bengkulu diiingatkan Mian tak hidup flexing-Glamor. 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Gubernur Mian membuka Bimtek Anti Korupsi bersama KPK RI, di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (4/11/2025)
  • Wagub Mian Mian mengingatkan seluruh pejabat Pemprov Bengkulu dan keluarganya untuk hidup sederhana
  • Pemprov memberikan apresiasi terhadap kegiatan roadshow KPK yang digelar di Provinsi Bengkulu

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Wakil Gubernur Bengkulu Mian mengingatkan seluruh pejabat dan keluarganya untuk hidup sederhana.

Hal itu disampaikan Mian usai membuka Bimtek Anti Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (4/11/2025).

Mian menyampaikan, pejabat maupun ASN di Bengkulu dan keluarganya, harus menunjukkan perilaku dan sikap hidup sederhana.

Jangan sampai menunjukkan gaya hidup di tengah masyarakat seperti flexing hingga hidup glamor.

“Tidak hanya mendengarkan pendampingan atau edukasi, tetapi harus ditindaklanjuti dengan prilaku dan sikap, serta ditunjukkan dengan masyarakat seperti flexing, semua bisa terekam apa prilaku yang glamor dan sebagainya, mengakibatkan prasangka yang tidak baik,” ungkap Mian, saat diwawancarai, Selasa (4/11/2025) pukul 09.18 WIB.

Mian menjelaskan pemprov memberikan apresiasi terhadap kegiatan roadshow KPK yang digelar di Provinsi Bengkulu.

Roadshow ini merupakan bagian dari upaya edukasi pencegahan dan deteksi dini tindak korupsi.

Melalui edukasi tersebut, diharapkan seluruh jajaran pemerintahan di Bengkulu dapat memahami cara mencegah munculnya celah-celah korupsi dalam pelaksanaan tugas dan program kerja mereka.

“Mulai dari pejabat hingga keluarganya, bisa menjadi kolaboratif yang memiliki intergritas tinggi,” jelas Mian.

Mian juga berharap, kegiatan ini bukan hanya sekedar ceremonial saja. Namun harus menunjukkan sikap, tindakkan hingga prilaku harus diubah.

Mulai dari hal-hal yang tidak baik, menjadi yang baik, dan yang belum ada intergritas diharapkan memiliki intergritas yang tinggi.

“Kegiatan ini diharapkan bukan hanya sekedar serimonial saja, harus menunjukkan sikap, tindakkan hingga prilaku harus dirubah, Mulai dari hal-hal yang tidak baik, menjadi yang baik, dan yang belum ada intergritas diharapkan memiliki intergritas yang tinggi,” beber Mian.

KPK: Korupsi Bisa Dimulai dari Pasangan dan Gaya Hidup Flexing

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia menyebut adanya peran keluarga dalam tindak korupsi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved