Senin, 8 Juni 2026

Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera

Siklon Tropis Hantam Sumatera, Berpotensi ke Bengkulu? Begini Penjelasan BPBD

Plt Kepala BPBD Provinsi Bengkulu mengatakan pada Kamis (4/12/2025), Bengkulu merupakan daerah dengan kondisi rawan cuaca ekstrem.

Tayang:
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Yunike Karolina
Panji Destama/TribunBengkulu.com
SIKLON TROPIS - Plt. Kepala BPBD Provinsi Bengkulu Kristian Hermansyah saat diwawancara, di Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (4/12/2025). Bengkulu masuk kategori siaga bencana hidrometeorologi. 

Ringkasan Berita:
  • Sumatera dilanda Badai Siklon Tropis, BPBD jelaskan potensi pengaruh ke Bengkulu
  • Badai Siklon Tropis yang melanda Pulau Sumatra telah menimbulkan dampak serius
  • BPBD terus berkoordinasi dengan BMKG terkait perkembangan dan peringatan dini cuaca

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Badai Siklon Tropis yang melanda Pulau Sumatra telah menimbulkan dampak serius di sejumlah daerah.

Sejumlah wilayah mengalami gangguan cuaca ekstrem yang memicu banjir, longsor, dan berbagai kerusakan.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi terbentuknya Siklon Tropis Senyar yang berpotensi memengaruhi wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Dalam beberapa hari terakhir, bencana banjir dan longsor di kawasan utara Sumatra menyebabkan korban jiwa, luka-luka, hingga warga yang dinyatakan hilang. 

Kerusakan infrastruktur dan permukiman pun tak dapat dihindari.

Lantas apakah Provinsi Bengkulu juga berpotensi terdampak Badai Siklon Tropis tersebut?

Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Kristian Hermansyah mengungkapkan, Provinsi Bengkulu merupakan daerah dengan kondisi rawan cuaca ekstrem.

BPBD terus berkoordinasi dengan BMKG terkait perkembangan dan peringatan dini cuaca.

Berdasarkan informasi peringatan dini dari BMKG, wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berada pada level kewaspadaan tinggi akibat potensi cuaca ekstrem.

Sementara itu, Provinsi Bengkulu saat ini masuk dalam kategori siaga terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.

“Bengkulu memang masuk dalam kategori cuaca ekstrem, namun dari peringatan dini BMKG kemarin, yang masuk cuaca ekstrem ini daerah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” ungkap Kristian saat diwawancara, Kamis (4/12/2025) di Kantor Gubernur Bengkulu pukul 10.45 WIB.

“Sementara untuk Provinsi Bengkulu ini masuk dalam kategori siaga bencana, dalam hal ini siaga bencana Hidrometeorologi,” sambung Kristian.

Kristian menjelaskan, BPBD Provinsi Bengkulu juga sudah melakukan koordinasi dengan kepala daerah di kabupaten dan kota.

Pasalnya, untuk penanganan bencana, BPBD bertindak sebagai leading sector. Pihaknya telah mengimbau seluruh lintas sektor agar tetap siaga menghadapi potensi bencana.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved