Berita Bengkulu
Tabligh Akbar Rhoma Irama, Gubernur Helmi Hasan Serukan Mitigasi Langit Lindungi Bengkulu
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan serukan Mitigasi Langit lindungi Bengkulu di Tabligh Akbar bersama Raja Dangut Rhoma Irama.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Ricky Jenihansen
Ringkasan Berita:
- Helmi Hasan mengajak masyarakat Bengkulu melakukan “mitigasi langit” saat Tabligh Akbar Rhoma Irama.
- Ia menyebut Bengkulu sering dikategorikan sebagai zona merah bencana.
- Mitigasi langit dilakukan melalui doa bersama dan gerakan 100 persen anak yatim piatu diangkat menjadi anak angkat pejabat.
- Pemprov juga mengimbau masyarakat membaca Yasin setelah Subuh dan Magrib.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Tabligh Akbar bersama raja dangdut Rhoma Irama, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan mitigasi langit.
Kegiatan ini merupakan rangkaian HUT Pemerintah Provinsi Bengkulu ke-57 yang dilaksanakan di Halaman Masjid Baitul Izzah, Kota Bengkulu, pada Senin (8/12/2025).
Dalam sambutannya, Helmi Hasan mengatakan Provinsi Bengkulu kerap masuk zona merah bencana.
“Walaupun sering dikatakan oleh BMKG Provinsi Bungkulu adalah provinsi yang termasuk daerah merah, dalam bencana seringkali dikatakan di laut Bungkulu dibawahnya ada gunung rapi yang siap meletus dikatakan juga kita ini termasuk garis dimana gempa seringkali terjadi,” ungkap Helmi dalam sambutannya, Senin (8/12/2025) pukul 09.36 WIB.
Helmi menjelaskan, dengan doa bersama dan meminta perlindungan dari Allah InsyaAllah Provinsi Bengkulu bisa terhindar dari segala macam musibah.
Untuk itu, lanjut Helmi, Pemerintah Provinsi Bengkulu tak hanya menyiapkan mitigasi bencana, namun juga mempersiapkan mitigasi langit.
“Tetapi bapak ibu sekalian tentu dengan doa kita bersama maka kemudian Allah SWT insyaAllah akan jaga Provinsi kita Bungkulu, dari segala macam musibah bencana, maka Pemerintah Provinsi Bungkulu tidak cukup mempersiapkan dengan mitigasi bencana saja tidak tetapi diperlukan juga mitigasi langit,” tutur Helmi.
Helmi juga menjelaskan, upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu melakukan mitigasi langit antara lain melalui gerakan 100 persen anak yatim piatu, apapun agama dan sukunya, wajib diangkat anak oleh Gubernur Bengkulu dan jajarannya.
Wali Kota Bengkulu, Bupati beserta jajarannya, Forkopimda dan juga jajarannya turut ambil bagian dalam upaya ini sehingga tidak ada anak yatim yang sedih atau putus asa dalam meraih cita-citanya.
Baca juga: Candaan Gubernur Helmi ke Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi saat Tabligh Akbar Rhoma Irama
“Salah satu upaya yang dilakukan dalam mitigasi langit gerakan 100 persen anak yatim piatu, apapun agama dan sukunya wajib diangkat anak oleh Gubernur Bengkulu dan jajarannya. Wali Kota Bengkulu, Bupati dan jajaran, Forkopimda dan juga jajarannya,” jelas Helmi.
Helmi juga mengungkapkan, seluruh pejabat di Provinsi Bengkulu telah mengangkat anak yatim piatu menjadi anak angkat mereka.
Helmi mengatakan anak yatim piatu juga membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan motivasi.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Bungkulu telah menyampaikan surat edaran kepada seluruh masjid dan masyarakat untuk melakukan amal baca yasin setelah salat Subuh dan salat Magrib.
| Pagar Patah dan Lantai Berlubang, Jembatan yang Menyimpan Kisah Ketabahan Warga Bengkulu Tengah |
|
|---|
| Warga Bengkulu Selatan Diimbau Tak Gunakan Sepeda Listrik di Jalan Raya, Ini Alasannya |
|
|---|
| Program Prioritas DKP Kota Bengkulu, Kampung Nelayan Merah Putih hingga Budidaya Tematik |
|
|---|
| DKP Kota Bengkulu Ingatkan Nelayan Waspada Gelombang Tinggi, Keselamatan Jadi Prioritas |
|
|---|
| Imbas Gelombang Tinggi, Harga Ikan di Bengkulu Selatan Melonjak Naik, TPI Pasar Bawah Sepi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Helmi-serukan-mitigasi-langit-di-tabligh-akbar-bersama-Raja-Dangdut-Rhoma-Irama.jpg)