Kamis, 4 Juni 2026

Berita Bengkulu

Gubernur Helmi Hasan Targetkan 2026: Semua Jalan dan Jembatan Provinsi Bengkulu Tidak Rusak

Tak ada lagi jalan rusak di Bengkulu, target Gubernur Helmi Hasan saat apel di Pemprov.

Tayang:
HO Medcen Pemprov Bengkulu
GUBERNUR BENGKULU - Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan saat meminpin apel pagi di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (29/12/2025). Tak ada lagi jalan rusak di Bengkulu, target Gubernur Helmi Hasan saat apel di Pemprov. 

Ringkasan Berita:
  1. Gubernur Helmi Hasan tegaskan percepatan pembangunan infrastruktur menjelang 2026.
  2. Target: Semua jalan dan jembatan provinsi Bengkulu dalam kondisi baik.
  3. APBD 2026 senilai Rp 2,5 triliun difokuskan pada perbaikan jalan, jembatan, dan penerangan jalan.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Menjelang pergantian tahun 2026, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah.

Komitmen itu disampaikan saat memimpin apel pagi di Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (29/12/2025).

Helmi menargetkan, tidak ada lagi jalan maupun jembatan yang rusak di bawah kewenangan pemerintah provinsi.

Menurutnya, seluruh anggaran akan diarahkan secara terukur dan tepat sasaran.

“Target kita, tidak boleh ada satu jengkal pun jalan dan jembatan provinsi yang rusak. InsyaAllah APBD sebesar Rp 2,5 triliun akan fokus menyelesaikan persoalan infrastruktur, termasuk penerangan jalan,” ungkap Helmi dalam rilisnya, Senin (29/12/2025).

Selain perbaikan jalan dan jembatan, Pemprov Bengkulu juga menyiapkan pembangunan rest area di setiap kabupaten dan kota.

Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung kenyamanan pengguna jalan serta memperlancar mobilitas antarwilayah.

Di sisi sosial, Helmi menyoroti penguatan program orang tua asuh bagi anak yatim yang akan digencarkan bersama bantuan sosial dan penyaluran zakat.

Helmi juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Bengkulu yang aktif membantu daerah lain terdampak bencana.

Dana bantuan kemanusiaan yang berhasil dihimpun mencapai Rp 4,3 miliar.

Masing-masing Rp 1 miliar telah disalurkan untuk wilayah terdampak, sementara sisanya dimanfaatkan untuk layanan ambulans dan kebutuhan kemanusiaan lainnya.

Helmi menegaskan, meski APBD Bengkulu tidak sebesar provinsi tetangga, semangat gotong royong masyarakat menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah.

Pada kesempatan itu, ia juga menyinggung pelaksanaan Retreat Merah Putih yang dikemas sebagai kegiatan penguatan karakter dan mitigasi kebangsaan.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved