Berita Bengkulu
Jam Kerja ASN Pemprov Bengkulu Selama Ramadan 2026 Lebih Singkat, WFA Tetap Berlaku
Pemerintah Provinsi Bengkulu tetap memberlakukan sistem kerja WFA selama Ramadan 1447 H atau 2026.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Jam kerja ASN Pemerintah Provinsi Bengkulu lebih singkat selama bulan ramadan 1447H/2026
- Jam kerja saat Ramadan, jam masuk ASN pukul 08:00 WIB dan pulang pukul 15:00 WIB.
- Untuk sistem kerja WFA dilingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu saat ini masih berlanjut, pihaknya masih menunggu evaluasi berikutnya.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu telah mengatur jam kerja aparatur sipil negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu selama bulan ramadan.
Hal itu diungkapkan oleh Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, saat ditemui wartawan di Kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (23/2/2026).
Saat itu, Asisten III Setda Provinsi Bengkulu hendak mengisi absen sebagai undangan dalam rapat paripurna ke-2 masa sidang ke satu.
Nandar Munandi yang menggunakan pakaian khaki menjelaskan kepada wartawan, selama bulan ramadan masih diberlakukan Work From Anywhere (WFA).
“Jam kerja dalam bulan Ramadan. Dimana dalam bulan Ramadan ini ada sedikit bergeseran, jam masuknya jam 8 pagi dan pulangnya jam 3 sore, dipersingkat,” ungkap Nandar Munandi saat ditanya oleh wartawan di depan ruang rapat paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (23/2/2026) pukul 11.03 WIB.
“Nah untuk fleksibilitas kerja tetap, nantinya hari Senin, Selasa, Rabu itu full, kemudian hari Kamis dan Jumat tetap dilakukan WFA dengan komposisi 75 persen dan 25 persen,” lanjut Nandar.
Baca juga: Wawancara Eksklusif Penerapan WFA di Pemprov Bengkulu Sejak Januari 2026, Masuk Kantor hanya 3 Hari
Untuk sistem kerja WFA dilingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu saat ini masih berlanjut, pihaknya masih menunggu evaluasi berikutnya.
Dari evaluasi nanti, pihaknya akan melapor ke pimpinan soal evaluasi dari WFA, artinya WFA dilanjutkan hingga 3 bulan.
“Kita masih menunggu evaluasi berikutnya. Tetap dilanjutkan sampai evaluasi berikutnya nanti kita laporkan ke pimpinan. Artinya minimal sampai bulan 3 ya dilanjutkan,” jelas Nandar.
Untuk saat ini, pelaksanaan WFA di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu sudah berjalan selama 2 bulan.
Pelaksanaan WFA akan dilaksanakan hingga 3 bulan, dengan komposisi 75 persen dan 25 persen, namun pihaknya masih menunggu hasil evaluasi.
“Ini kan udah bulan 2 nih. Sampai bulan 3 dilanjutkan. Kalau sistem nya 75 dan 25, tergantung hasil evaluasi, di bulan ketiga nanti di evaluasi,” tutup Nandar.
| Pemprov Bengkulu Kaji Kewajiban Zakat 2,5 Persen bagi Perusahaan |
|
|---|
| Kinerja Dewas RSUD M Yunus Disorot, Pemprov Siapkan Evaluasi dan Revisi Struktur |
|
|---|
| Ancaman Rabies Mengintai, Bengkulu Hanya Miliki 2.000 Dosis Vaksin |
|
|---|
| Pemprov Bengkulu Terus Upayakan Vaksin Rabies, Salurkan ke 5 Kabupaten |
|
|---|
| Wagub Mian Dorong Optimalisasi PAD, Pajak Air Permukaan Jadi Sorotan Utama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/asn-bengkulu-helmi-hasan-2342343.jpg)