Senin, 27 April 2026

Berita Bengkulu Selatan

Jembatan Antar Kabupaten Diperbaiki, Arus Lalin di Bengkulu Selatan Buka Tutup

Jembatan di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Bunga Mas, Kabupaten Bengkulu Selatan akhirnya mulai diperbaiki.

Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
NurRahmaSagita/TribunBengkulu.com/Nur Rahma Sagita
TONI - Pelaksana Kegiatan Toni saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Sabtu (18/4/2026). Toni menargetkan pekerjaan jalan selesai September 2026 sesuai kontrak yang ada. 

Ringkasan Berita:
  • Perbaikan jembatan penghubung antar kabupaten di Bengkulu Selatan mulai dilakukan, sehingga arus lalu lintas di lokasi diberlakukan sistem buka tutup.
  • Pengendara diminta bersabar dan mengikuti pengaturan petugas guna menghindari kemacetan.
  • Warga setempat membantu mengatur arus kendaraan guna menghindari kemacetan, mengingat jalur ini merupakan lintas antar kabupaten sekaligus jalan nasional.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Jembatan di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Bunga Mas, Kabupaten Bengkulu Selatan akhirnya mulai diperbaiki.

Pantauan TribunBengkulu.com di lokasi, dengan adanya perbaikan jembatan ini, akses jalan diberlakukan sistem buka tutup.

Pengendara diarahkan untuk melewati jembatan sementara yang telah disiapkan.

Jembatan sementara tersebut hanya dapat dilalui satu kendaraan besar secara bergantian. Saat melintas, pengendara diatur dengan sistem buka tutup.

Terlihat pula pekerja harian yang merupakan warga setempat membantu mengatur arus kendaraan guna menghindari kemacetan, mengingat jalur ini merupakan lintas antar kabupaten sekaligus jalan nasional.

Pelaksana kegiatan, Toni, mengungkapkan bahwa perbaikan jembatan ini dilakukan demi kepentingan masyarakat.

Baca juga: Perbaikan Jembatan di Tanjung Aur Bengkulu Selatan, Warga Berharap Terbebas dari Banjir

Pasalnya, saat musim hujan, jembatan lama yang memiliki gorong-gorong tidak mampu menampung debit air sehingga menyebabkan penyumbatan dan banjir.

“Alasan terjadinya banjir itu yang membuat kami mengubah menjadi jembatan permanen tanpa gorong-gorong,” ujar Toni saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Sabtu (18/4/2026).

Pekerjaan Langsung dari Pihak BPJN

Toni menambahkan, pengerjaan jembatan ini dilakukan langsung oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu melalui Satuan Kerja Wilayah II, PPK 2.3 dengan anggaran sekitar Rp5,6 miliar.

Sistem buka tutup telah diberlakukan sejak Kamis, 16 April 2026, dengan target pengerjaan selama tujuh bulan, terhitung mulai Maret hingga September 2026.

SOHERMAN - Mantan Kepala desa dan merupakan warga yang rumahnya kerapa terkena banjir, Soherman saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Sabtu (18/4/2026).
SOHERMAN - Mantan Kepala desa dan merupakan warga yang rumahnya kerapa terkena banjir, Soherman saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Sabtu (18/4/2026). (NurRahmaSagita/TribunBengkulu.com/Nur Rahma Sagita)

“Kita targetkan selesai tepat waktu, dan nanti akan kita evaluasi kembali sesuai kontrak pekerjaan,” tegas Toni.

Untuk pengamanan arus lalu lintas selama sistem buka tutup berlangsung, Toni menegaskan pihaknya merekrut masyarakat sekitar untuk membantu menjaga dan mengatur kendaraan.

Petugas tersebut bekerja secara bergantian selama 24 jam guna memastikan kelancaran arus lalu lintas di lokasi proyek.

“Kita pekerjakan tenaga harian dari masyarakat sekitar dan penjagaan dilakukan 24 jam, sehingga diharapkan arus lalu lintas tetap lancar,” tutup Toni.

Dengan ini masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi pengaturan lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung, demi keselamatan bersama hingga proyek jembatan selesai dikerjakan.

 

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved