Berita Kepahiang
Dampak Perang Iran, Harga Plastik di Kepahiang Masih Tinggi dan Daya Beli Menurun
Harga plastik di Kabupaten Kepahiang mulai mengalami penurunan setelah sebelumnya sempat melonjak tinggi dalam pada 2026.
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Rita Lismini
Ringkasan Berita:
- Harga plastik di Kepahiang mulai turun dari Rp60 ribu menjadi Rp55 ribu per kilogram.
- Pedagang menyebut harga plastik masih belum normal dan tetap tinggi.
- Kenaikan harga disebut mulai terjadi sejak konflik perang di Iran.
- Konsumen mengeluh karena daya beli masyarakat ikut menurun.
- Pedagang berharap harga plastik kembali stabil di kisaran Rp30 ribu-Rp35 ribu per kilogram.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Harga plastik di Kabupaten Kepahiang mulai mengalami penurunan setelah sebelumnya sempat melonjak tinggi dalam pada 2026.
Seorang pedagang toko plastik di Kepahiang, Ismizal mengatakan, saat ini harga plastik perlahan turun dibanding sebelumnya.
“Alhamdulillah harga plastik kini sudah ada mulai penurunan, dari sebelumnya Rp 60.000 per kilogram kalau sekarang sudah bisa Rp 55.000 per kilogram,” ujar Ismizal.
Meski demikian, menurutnya harga tersebut masih belum kembali normal karena masih berada di angka yang cukup tinggi dibanding kondisi biasanya.
“Harga ini belum normal dan masih tinggi,” ujar Ismizal.
Ia menyebut, kenaikan harga plastik mulai terjadi sejak adanya konflik perang di Iran yang berdampak terhadap harga bahan baku.
“Tingginya harga plastik ini terjadi sejak perang terjadi di Iran,” ujar Ismizal.
Kondisi harga yang masih tinggi tersebut juga dikeluhkan sebagian konsumen. Bahkan, daya beli masyarakat disebut mengalami penurunan meskipun kebutuhan plastik tetap ada.
“Kalau konsumen itu ada yang mengeluh juga dengan harga ini, kita hanya pedagang tetapi daya beli konsumen tetap ada pengurangan,” terang Ismizal.
Ismizal berharap harga plastik dapat kembali stabil seperti sebelumnya agar aktivitas jual beli kembali normal dan daya beli masyarakat meningkat.
“Harapan kita ke depan kalau bisa harga plastik ini kembali stabil seperti dulu Rp 35.000 sampai Rp 30.000 per kilogramnya,” harap Ismizal.
| 3.666 NIB Pelaku Usaha di Kepahiang Terbit di Triwulan I 2026 |
|
|---|
| Harga Pupuk Melambung di Kepahiang, Pedagang Alat Tani Keluhkan Pembeli Mulai Sepi |
|
|---|
| Tukang Ojek Kepahiang Mengeluh Penumpang Sepi, Dampak Ekonomi Petani Kopi Menurun |
|
|---|
| Nestapa Petani Kopi Kepahiang, Harga Jual Turun saat Pupuk Melambung |
|
|---|
| Pembangunan Sekolah Rakyat di Kepahiang: Anggaran Capai Rp 210 Miliar, Tunggu Penerbitan Sertifikat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/KELUHAN-PEDAGANG-PLASTIK-KEPAHIANG.jpg)