APBD Kepahiang Defisit
APBD Kepahiang Defisit Rp 19 Miliar, Tunggu Evaluasi Gubernur Bengkulu
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 716 miliar, Selasa (25/11/2025) sore.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Lalu, ada penyertaan modal daerah pada Bank Bengkulu sebesar Rp 2.000.000.000 atau Rp 2 miliar.
"Di dalam struktur APBD Kabupaten Kepahiang Tahun Anggaran 2026 ini juga masih terdapat defisit sebesar Rp 19.862.228.174,94 setelah penerimaan pembiayaan," kata Bupati Kepahiang, Zurdi Nata kepada TribunBengkulu.com, Selasa (25/11/2025) pukul 16.15 WIB sore.
Nata juga mengatakan defisit yang terjadi masih dalam batas yang diperbolehkan, yakni Rp 19 miliar, atau 3 persen dari APBD. Defisit ini disebabkan pendapatan daerah belum sepenuhnya dapat menutupi kebutuhan belanja.
"Oleh karena itu, kami akan mengupayakan optimalisasi penerimaan pembiayaan pada tahun anggaran berjalan. Ada PAD sebesar Rp 70 miliar yang akan kita maksimalkan," ungkap Nata.
Baca juga: WNA Mesir yang Laporkan Warga Kepahiang Penipuan Jual Beli Kopi Ternyata Pernah Dimediasi Pemkab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Igor-soal-APBD-2026.jpg)