Selasa, 5 Mei 2026

Berita Kepahiang

Siaga! Bupati Kepahiang Zurdi Nata Persiapkan Mitigasi Bencana Hadapi Cuaca Ekstrem

Bupati Kepahiang siapkan mitigasi bencana menghadapi cuaca ekstrem. BPBD dan alat berat siap diterjunkan jika terjadi longsor.

Tayang:
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com/Romi Juniandra
SIAGA BENCANA - Bupati Kepahiang, Provinsi Bengkulu pada Senin (1/12/2025) siang. Dia menegaskan persiapan dan mitigasi bencana sudah dilakukan oleh BPBD Kepahiang. 

Ringkasan Berita:
  1. Bupati Kepahiang, Zurdi Nata, pastikan daerah siap menghadapi cuaca ekstrem dan bencana tanah longsor.
  2. BPBD diperintahkan melakukan mitigasi dan menyiapkan peralatan.
  3. Ketua Komisi III DPRD, M. Nopriandi, menekankan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi longsor, pohon tumbang, dan gangguan akses.
  4. Alat berat dan personil siaga agar pergerakan masyarakat dan logistik tidak terhambat.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG – Bupati Kepahiang Provinsi Bengkulu, Zurdi Nata, memastikan bahwa Kabupaten Kepahiang sudah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk akibat cuaca ekstrem.

Nata mengatakan, secara geografis dan topografi, Kepahiang memiliki kerawanan tinggi terhadap tanah longsor.

Dengan kondisi cuaca saat ini, terutama curah hujan yang tinggi, bencana seperti tanah longsor bisa saja terjadi di Kepahiang.

"Cuaca saat ini bisa dikatakan sangat ekstrem. Kadangkala, curah hujan sangat tinggi. Jadi, jangan sampai kita tidak punya persiapan sama sekali," kata Nata kepada TribunBengkulu.com, Senin (1/12/2025) pukul 15.01 WIB sore.

Karena itu, Nata menegaskan bahwa dirinya telah memerintahkan dinas terkait, yakni BPBD, untuk melakukan mitigasi serta menyiapkan peralatan.

Dia menekankan agar saat terjadi bencana, BPBD sudah siap, begitu pula dengan penanganan pasca-bencana.

"Jauh-jauh hari, sudah kita sampaikan ke BPBD," ujarnya.

Desakan serupa juga disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kepahiang, M. Nopriandi. Dia meminta Pemkab Kepahiang untuk siaga dan siap menghadapi kemungkinan terburuk.

Nopriandi menyebutkan, saat ini curah hujan di Kepahiang cukup tinggi dan hampir terjadi setiap hari.

Dengan Kepahiang yang merupakan salah satu daerah rawan bencana di Bengkulu, terutama terhadap pohon tumbang dan tanah longsor, langkah persiapan menjadi sangat penting.

"Dan kita sudah melihat bencana alam yang terjadi di berbagai daerah Sumatra, seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Pemkab Kepahiang, BPBD, dan pihak terkait lainnya harus siap," kata Nopriandi kepada TribunBengkulu.com, Jumat (28/11/2025) pukul 15.01 WIB sore.

Bencana yang sering terjadi di Kepahiang, lanjut Nopriandi, antara lain longsor di jalan penghubung ke Kota Bengkulu, khususnya di kawasan pegunungan.

Jika kawasan ini terkena tanah longsor, akses utama masyarakat dan logistik dari Kota Bengkulu ke Kepahiang maupun sebaliknya akan terputus.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved