Berita Kepahiang
Kecelakaan Maut di Ujan Mas Kepahiang, Pengendara Motor Meninggal Dunia
Pengendara sepeda motor korban kecelakaan di Desa Pungguk Meranti, Kecamatan Ujan Mas, Kepahiang, dilaporkan meninggal dunia
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Rita Lismini
Ringkasan Berita:
- Pengendara motor bernama Pitian Lorensi meninggal dunia usai kecelakaan di Desa Pungguk Meranti, Ujan Mas, Kepahiang, Jumat (23/1/2026).
- Korban sempat dibawa ke RSUD Rejang Lebong, meski secara kasat mata tidak tampak luka serius.
- Polisi menyatakan korban meninggal pukul 18.30 WIB dan masih menunggu hasil pemeriksaan bagian dalam dari rumah sakit.
- Kecelakaan terjadi saat mobil Grand Max BD 9839 LG kehilangan kendali akibat kerusakan power steering.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Pengendara sepeda motor korban kecelakaan di Desa Pungguk Meranti, Kecamatan Ujan Mas, Kepahiang, dilaporkan meninggal dunia, Jumat (23/1/2026) malam.
Kasatlantas Polres Kepahiang, Iptu Alex Candra Winata melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Kepahiang, Aipda Yos Sudarso membenarkan meninggalnya korban.
Korban, Pitian Lorensi, sempat dilarikan ke RSUD Rejang Lebong untuk mendapatkan perawatan.
Saat proses evakuasi, pengamatan luar, korban tampak tidak mengalami cedera serius.
"Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 18.30 WIB tadi. Memang, saat dibawa ke RS, penglihatan luar, korban tidak mengalami luka serius. Kami masih menunggu pemeriksaan bagian dalam dari pihak RS," kata Aipda Yos kepada TribunBengkulu.com, Jumat (23/1/2026) pukul 19.30 WIB malam.
Sementara, pengemudi Grand Max bernomor polisi BD 9839 LG, Wahyu Nugroho, kini juga dilarikan ke RS As-Salam.
Awalnya, korban juga hanya diobati oleh bidan di rumahnya. Namun, pihak keluarga kini membawa korban ke RS.
"Saat ini juga masih dirawat," ujar dia.
Kronologis Kecelakaan
Kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda empat dan sepeda motor terjadi di Jalan Lintas Kepahiang - Rejang Lebong, tepatnya di Desa Pungguk Meranti, Kecamatan Ujan Mas, Jumat (23/1/2026) siang.
Kronologis kecelakaan ini berawal saat mobil Grand Max bernomor polisi BD 9839 LG, dengan sopir bernama Wahyu Nugroho, tengah melaju dari arah Rejang Lebong tiba-tiba kehilangan kendali, dan mengalami kerusakan mendadak pada bagian power steering.
Mobil yang kini tak terkendali kemudian menabrak sebuah sepeda motor Honda Genio BD 4446 CW yang dikendarai Pitian Lorensi dari arah berlawanan.
Tabrakan tersebut menimbulkan suara keras, hingga menarik warga sekitar, dan kemudian datang menolong.
Sopir Grand Max, Wahyu Nugroho mengatakan saat itu dirinya baru saja selesai mengisi BBM di SPBU Ujan Mas, dan berniat pulang ke rumahnya di Desa Pekalongan.
Namun, tiba-tiba saja stir mobil terasa berat, dan tidak bisa dikendalikan.
"Saya sempat banting kiri, tapi mobil sudah terlanjur keluar jalur, dan terjadi tabrakan," ujar dia.
| 1.000 Kasus Gonore dan Sifilis di Kepahiang, Anak SMP Ikut Tertular |
|
|---|
| Kasus HIV/AIDS Meningkat di Kepahiang, Bayi Terpapar dari Orang Tua Jadi Perhatian |
|
|---|
| Bupati Zurdi Nata Lepas 29 Jemaah Haji Kepahiang, Tangis Keluarga Iringi Keberangkatan |
|
|---|
| Musim Panen Kopi di Kepahiang, Aktivitas Jual Beli Kopi Basah Diawasi Ketat |
|
|---|
| Direktur RSUD Kepahiang Febi Nursanda Resmi Mengundurkan Diri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kecelakaan-di-Ujan-Mas-Kepahiang-Bengkulu.jpg)