Senin, 27 April 2026

Berita Kepahiang

Lebong Panen, Pasokan Beras di Kepahiang Stabil, Harga Diperkirakan Tetap Stabil

Harga dan pasokan beras di Kepahiang, Provinsi Bengkulu, disebutkan akan stabil dan aman hingga beberapa waktu kedepan.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/Romi Juniandra
BERAS DI KEPAHIANG - Harga beras di Kepahiang, Provinsi Bengkulu, terpantau stabil, Minggu (25/1/2026) siang. Pasokan juga stabil dari Lebong dan Lampung. 

Ringkasan Berita:
  1. Harga dan pasokan beras di Kepahiang dipastikan stabil hingga beberapa waktu ke depan.
  2. Panen di Kabupaten Lebong menjamin stok beras dusun aman di pasaran.
  3. Beras dari Lampung juga tersedia, sehingga pasokan beras tetap stabil dan tidak ada gejolak harga.
  4. Harga beras bervariasi: dusun Rp 22–24 ribu per cupak, premium Pandan Wangi Rp 25 ribu per cupak.
  5. Beras Bulog SPHP kini berisi beras lokal, bukan impor, menandakan keberhasilan swasembada beras.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG – Harga dan pasokan beras di Kepahiang, Provinsi Bengkulu, dipastikan stabil dan aman hingga beberapa waktu ke depan.

Stok Aman Berkat Panen di Lebong

Salah satu pedagang di Pasar Rakyat Kepahiang, Jon, mengatakan bahwa di akhir Januari 2026 ini, petani di Kabupaten Lebong tengah memasuki masa panen.

Dengan adanya panen ini, stok beras dusun, selain dari Kepahiang sendiri, dipastikan aman.

"Dan, beras dari Lampung, pasokannya juga aman. Jadi kita stabil, tidak ada gejolak," kata Jon kepada TribunBengkulu.com, Minggu (25/1/2026) pukul 14.22 WIB.

Harga Beras Masih Bervariasi

Harga beras di Kepahiang masih bervariasi, tergantung jenis dan kualitasnya.

Beras dusun dihargai Rp 22 ribu per cupak (satuan kaleng, sekitar 1,5 kilogram). Ada juga yang Rp 23 ribu, atau Rp 24 ribu per cupak. Sementara beras premium seperti Pandan Wangi dijual seharga Rp 25 ribu per cupak.

"Tapi harga ini stabil dalam beberapa waktu terakhir. Tidak ada perubahan," ujar Jon.

Perubahan Beras Bulog SPHP

Satu-satunya perubahan menurut pedagang adalah pada beras Bulog SPHP.

Dulu, karung beras SPHP berisi beras impor dari luar negeri. Namun belakangan, isi karung SPHP telah diganti dengan beras dalam negeri.

"Sepertinya, swasembada beras itu memang betul. Isi SPHP itu berubah," ungkap Jon.

Stabilitas Harga Terpantau oleh Disperkop UKM

Kepala Disperkop UKM Kepahiang, Herman Zamzari, menyatakan bahwa selama beberapa bulan terakhir, harga beras di Kepahiang tetap stabil.

"Kami mencatat sejak akhir 2025, momen pergantian tahun, dan awal Januari 2026, tidak ada perubahan di harga beras," kata Herman.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 


Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved