Kamis, 23 April 2026

Berita Kepahiang

Respon Bupati Zurdi Nata, Banjir Rendam 2 Desa di Kepahiang

Bupati Kepahiang Zurdi Nata merespon terkait peristiwa banjir yang terjadi di dua desa Kabupaten Kepahiang pada Minggu (22/1/2026).

Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Hendrik Budiman
M. Bima Kurniawan/Bima Kurniawan
RESPON - Bupati Kepahiang Zurdi Nata saat diwawancarai TribunBengkulu.com pada Senin (23/2/2026). Zurdi Nata merespon terkait peristiwa banjir yang terjadi di dua desa Kabupaten Kepahiang pada Minggu (22/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Respon Bupati Zurdi Nata terkait peristiwa banjir yang terjadi di dua desa Kabupaten Kepahiang, pada Minggu (22/1/2026). 
  • Akibat banjir tersebut beberapa rumah rusak, perabotan hanyut dan banyak pengendara yang terhambat jalan lintas karena jalan yang tergenang. 
  • Zurdi mengimbau masyarakat untuk melakukan gotong-royong membersihkan sampah yang menyumbat irigasi sehingga dapat meminimalisir dampak banjir. 

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan  

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Bupati Kepahiang Zurdi Nata merespon terkait peristiwa banjir yang terjadi di dua desa Kabupaten Kepahiang, pada Minggu (22/1/2026). 

Hujan sejak sore hingga malam hari tersebut menyebabkan banjir di Desa Pulo Geto dan Desa Suro Baru. 

Akibat banjir tersebut beberapa rumah rusak, perabotan hanyut dan banyak pengendara yang terhambat jalan lintas karena jalan yang tergenang. 

Merespon hal tersebut Zurdi mengungkapkan hal tersebut terjadi karena kondisi hujan yang lebat.

"Memang kita melihat kemarin bahwa cuaca luar biasa ekstrem, hujannya sangat lebat sekali dari sore hingga pagi tadi," ucap Zurdi kepada TribunBengkulu.com, Senin (23/2/2026).

Intensitas hujan yang lebat tersebut membuat irigasi tidak mampu menampung debit air yang masuk. 

Jalan beserta irigasi tersebut merupakan wewenang pemerintah pusat dan pihaknya sudah mengusulkan untuk memperbesar jalan beserta irigasi tersebut. 

Baca juga: Banjir Rendam Desa Suro Baru Kepahiang, Warga Berharap Drainase Segera Diperbaiki

"Jalan dan irigasi inikan wewenang nasional, Kita sudah berusaha mengusulkan ke pusat melalui balai untuk memperbesar lagi irigasi tersebut," ungkap Zurdi. 

Sementara untuk solusi jangka pendek Zurdi mengimbau masyarakat untuk melakukan gotong-royong membersihkan sampah yang menyumbat irigasi sehingga dapat meminimalisir dampak banjir. 

"Sementara untuk waktu jangka pendek ini kami mengimbau kepada masyarakat sesuai dengan surat edaran yang kami sampaikan untuk bergotong-royong membersihkan sampah yang menyumbat sehingga meminimalisir banjir yang lebih besar lagi," pungkas Zurdi.

2 Desa Terendam Banjir

Hujan dengan intensitas tinggi di Kabupaten Kepahiang mengakibatkan dua desa dilanda banjir pada Minggu (22/2/2026).

Kedua desa tersebut adalah Desa Pulo Geto dan Desa Suro Baru.

Banjir terjadi sejak sore hingga malam hari.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved