Sabtu, 9 Mei 2026

Menteri Kabinet Prabowo ke Bengkulu

Rakerwil Kemenag Bengkulu, Kehadiran Menag Nasaruddin Umar Jadi Momentum Penting

Rakerwil Kemenag Bengkulu, Kakanwil: Kehadiran Menag Jadi Momentum Penting

Tayang:
Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu.com/Beta Misutra
KEMENAG-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Saefudin, menegaskan bahwa kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kemenag Bengkulu menjadi momentum penting dalam penguatan arah pembangunan keagamaan di daerah, Jumat (24/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Menag Nasaruddin Umar hadiri Rakerwil Kemenag Bengkulu dalam penguatan arah pembangunan keagamaan di daerah, Jumat (24/4/2026).
  • Rakerwil Kemenag Bengkulu  berlangsung 22-25 April 2026, diikuti oleh 232 peserta secara luring, terdiri dari pejabat struktural Kanwil, Kepala Kankemenag kabupaten/kota, kepala madrasah negeri, hingga perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA).
  • Kondisi demografis dan keagamaan Bengkulu sebagai dasar penyusunan kebijakan.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Saefudin, menegaskan bahwa kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kemenag Bengkulu menjadi momentum penting dalam penguatan arah pembangunan keagamaan di daerah, Jumat (24/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Saefudin saat menyampaikan laporan pada pembukaan Rakerwil yang digelar di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu. 

“Ini menjadi kehormatan bagi kami. Kehadiran Bapak Menteri bukan sekadar kunjungan kerja, tetapi juga bentuk perhatian dan penguatan terhadap arah pembangunan keagamaan di Bengkulu,” ujar Saefudin.

Dalam paparannya, Saefudin mengungkapkan kondisi demografis dan keagamaan Bengkulu sebagai dasar penyusunan kebijakan.

Dari total sekitar 2,1 juta penduduk, mayoritas masyarakat Bengkulu beragama Islam dengan persentase mencapai 97,67 persen atau sekitar 2,05 juta jiwa. 

Sementara pemeluk agama lain terdiri dari Kristen sekitar 33 ribu jiwa, Katolik sekitar 8 ribu jiwa, Buddha sekitar 2 ribu jiwa, serta agama lainnya dalam jumlah yang relatif kecil.

Menurutnya, komposisi tersebut mencerminkan kehidupan beragama yang dinamis sekaligus harmonis di Bengkulu.

Ribuan Rumah Ibadah Jadi Indikator

Lebih lanjut, harmoni tersebut juga terlihat dari jumlah rumah ibadah yang tersebar di seluruh wilayah Bengkulu.

Secara keseluruhan terdapat 3.652 rumah ibadah, dengan dominasi 3.400 masjid, 150 gereja Protestan, 49 gereja Katolik, 40 pura, dan 12 vihara.

Data ini, menurut Saefudin, menjadi indikator kuat bahwa kehidupan keagamaan di Bengkulu berjalan rukun dan saling menghormati.

Baca juga: Menag Nasaruddin Umar Kukuhkan Pengurus BP4 Bengkulu, Tekankan Peran Strategis Keluarga

Memasuki inti laporan, Saefudin menegaskan bahwa Rakerwil tahun 2026 mengusung tema “Mempersiapkan Umat Masa Depan Provinsi Bengkulu”.

Tema tersebut, kata dia, bukan sekadar slogan, melainkan arah strategis untuk membangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh hasil Rakerwil ini tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi benar-benar diterjemahkan menjadi program kerja nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat,” tegasnya.

Diikuti Ratusan Peserta

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved