Kasus Penganiayaan di Bengkulu
Duduk Perkara Profesor Laporkan Dekan Kampus Negeri di Bengkulu ke Polisi
Laporan tersebut dibuat setelah Wahyu diduga mengalami kekerasan fisik saat mempertanyakan penilaian Beban Kerja Dosen (BKD).
Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Wahyu Widada (56) melaporkan dekan fakultas tempat ia bekerja yang berinisial AR ke Polsek Muara Bangkahulu.
- Wahyu diduga mengalami kekerasan fisik saat mempertanyakan penilaian Beban Kerja Dosen (BKD).
- Wahyu mengungkapkan, terlapor tiba-tiba menarik bajunya dan memintanya keluar dari ruangan.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Duduk perkara seorang profesor di salah satu kampus negeri di Bengkulu resmi melaporkan dekannya ke pihak kepolisian.
Profesor melaporkan dugaan tindak penganiayaan yang dialaminya ke pihak kepolisian.
Korban bernama Wahyu Widada (56) melaporkan dekan fakultas tempat ia bekerja yang berinisial AR ke Polsek Muara Bangkahulu.
Wahyu Widada merupakan profesor sekaligus dosen aktif di kampus negeri tersebut.
Laporan tersebut dibuat setelah Wahyu diduga mengalami kekerasan fisik saat mempertanyakan penilaian Beban Kerja Dosen (BKD).
Kasus dugaan penganiayaan dosen oleh dekan kampus negeri di Bengkulu ini mencuat ke publik setelah korban secara resmi mendatangi Polsek Muara Bangkahulu.
Laporan tersebut menyusul peristiwa yang terjadi di lingkungan kampus, tepatnya di ruang kerja dekan fakultas, pada pekan ini.
Peristiwa bermula ketika dirinya mendatangi ruang dekan berinisial AR untuk menanyakan perihal Beban Kerja Dosen (BKD) miliknya yang hingga kini belum dinilai.
Penilaian BKD merupakan kewajiban administratif yang berkaitan langsung dengan hak dan kewajiban dosen, termasuk tunjangan serta evaluasi kinerja.
Menurut keterangan Wahyu, kedatangannya ke ruang dekan dilakukan dengan itikad baik untuk mencari kejelasan dan solusi.
Baca juga: Berita Populer Hukum dan Kriminal di Kota Bengkulu 2-7 Februari 2026: Ada Siswi SMA Korban Bullying
Namun, situasi yang awalnya diharapkan berjalan secara profesional justru berubah menjadi ketegangan.
"Saya hanya ingin menanyakan kenapa BKD saya belum dinilai. Tapi respons yang saya terima justru amarah dan kata-kata kasar," ungkap Wahyu saat ditemui TribunBengkulu.com, Sabtu (7/2/2026).
Wahyu menuturkan, terlapor AR secara tegas menolak membahas persoalan tersebut.
Kasus Penganiayaan di Bengkulu
Berita Bengkulu
berita bengkulu hari ini
berita bengkulu terupdate
Polsek Muara Bangkahulu
Muara Bangkahulu
| Motif Pelajar di Pondok Kubang Bengkulu Tengah Tusuk Teman Sekolah, Kerap Diejek soal Penampilan |
|
|---|
| Tersangka Pembakaran Instruktur Gym Dilimpahkan ke Kejari, Ditahan 20 Hari di Lapas Perempuan |
|
|---|
| Wakil Rektor UNIVED Bengkulu Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Mahasiswa |
|
|---|
| Oknum Dekan UNIB Jadi Tersangka, Kasus Dugaan Aniaya Guru Besar Naik Penyidikan |
|
|---|
| Polisi Periksa Pelatih Gym yang Dibakar Mantan di Bengkulu, Diduga Gelapkan iPhone dan Akta Tanah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Prof-dianiaya.jpg)