Banjir di Lebong
Pasca Banjir di Lebong, Banyak Warga Alami Darah Tinggi
Pasca Banjir di Lebong, Banyak Warga Alami Darah Tinggi. Dinkes gencarkan pemeriksaan kesehatan gratis.
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
Konsumsi makanan tinggi natrium secara berlebihan dapat memicu peningkatan tekanan darah, terutama bagi warga yang sebelumnya memang memiliki riwayat hipertensi.
Tidak hanya itu, ada juga warga yang pengobatan rutinnya terhenti karena obat mereka hilang atau tidak sempat diselamatkan saat banjir terjadi.
“Beberapa warga juga ada yang tidak minum obat rutin karena obatnya hilang atau tertinggal saat banjir,”jelasnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan pasca banjir.
Warga diminta segera memeriksakan diri ke posko kesehatan maupun fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala seperti pusing, sakit kepala, tengkuk terasa kaku, hingga tubuh mudah lelah.
Pemeriksaan kesehatan dinilai penting dilakukan agar kondisi tekanan darah warga bisa segera diketahui dan ditangani lebih cepat.
“Kami mengimbau masyarakat jangan ragu memeriksakan kesehatan jika ada keluhan setelah banjir,"tutup Evan.
| Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah di Lebong, Warga Kesulitan Air Bersih |
|
|---|
| Perjuangan Disca Usai Banjir Lebong, Pinjam Buku dan Sepatu Demi Tetap Sekolah |
|
|---|
| Cerita Darmi Korban Banjir Lebong, 3 Hari Bertahan dari Bantuan, Kompor dan Beras Hanyut |
|
|---|
| Lebong Dilanda Banjir dan Longsor, Ratusan Warga Terdampak dan Mengungsi |
|
|---|
| Banjir di Desa Lemeu Lebong Bengkulu Mulai Surut, Warga Diimbau Tetap Waspada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Cek-kesehatan-gratis-12-mei-2026.jpg)