Warga Mukomuko Tewas di Kebun
Sosok Ijon Majoni Petani di Mukomuko Bengkulu Tewas Tertimpa Pohon di Kebun Sawit
Ijon Majoni atau Jon korban yang tewas tertimpa pohon dikenal sebagai orang baik dan pekerja keras di Desa Ranah Karya Mukomuko Bengkulu.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hendrik Budiman
Kepala Desa Ranah Karya, Arma Jaya mengatakan korban dikebumikan di Tapan, Kecamatan Basa Ampek, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
“Tadi keluarga bermusyawarah, almarhum dikebumikan di Tapan, tadi malam sudah ada ambulan yang menjemput,” jelas Arman.
Kronologi
Seorang petani bernama Ijon Majoni (42) warga Desa Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko, ditemukan tak bernyawa di perkebunan sawit di Desa Lunang, Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Kepala Desa Ranah Karya, Arman Jaya mengatakan, korban merupakan petani, keseharian korban memang berkebun.
Korban seperti biasa pamit dari rumah untuk berkebun di lokasi kejadian, pada Jumat 29 Agustus 2025 lalu.
“Korban memang berkebun, sering sendirian berkebun di lokasi kejadian, Jumat 29 Agustus 2025 kemarin, korban pamit ingin menebang pohon disana ke keluarga,” ungkap Arman Jaya, Kamis (4/9/2025) pukul 09.00 WIB.
Arman menjelaskan, korban sebelum pamit memang akan pulang ke rumah pada Rabu 3 September 2025.
Pihak keluarga beberapa kali sempat mengubungi korban sebelum kejadian korban ditemukan tak bernyawa tertimpa pohon.
Namun pada hari Rabu 3 September 2025, sekitar pukul 11.00 WIB, korban tak bisa dihubungi, merasa curiga tetangga korban mencari korban.
“Rencana korban pulang hari Rabu 3 September 2025, namun korban tak bisa dihubungi, keluarga yang curiga akhirnya meminta warga mencari korban di kebunya, alhasil korban sudah tak bernyawa, lalu warga yang menemukan korban langsung menghubungi warga lain dan tim evakuasi,” tutur Arman.
Sementara itu, Zek Haris (42) anak istri korban mengatakan, korban memang selalu sendiri pergi ke kebun.
Hal yang biasa dilakukan korban pergi sendiri ke kebun dengan waktu lama, sampai korban menginap di kebun.
“Sudah biasa kalau almarhun ini pergi ke kebun sendirian, bisa sampai seminggu di kebun, tapi yang ini memang korban janji mau pulang hari Rabu ini,” jelas Zek.
Zek juga mengungkapkan, istri korban ini baru keluar dari rumah sakit pada hari Senin 1 September 2025.
Istri korban sempat masuk rumah sakit, lantaran istri korban mengalami keguguran dan harus di rawat di rumah sakit.
“Istri korban sempat syok waktu dapat kabar korban dapat musibah, ditambah lagi istri korban ini baru saja pulang dari rumah sakit karena keguguran,” tutup Zek.
Untuk diketahui, korban dimakamkan di Kecamatan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.
Warga Mukomuko Tewas di Kebun
Petani Mukomuko Bengkulu Tewas
berita mukomuko
Running News
breaking news bengkulu
| Momen Dramatis Evakuasi Warga Ranah Karya Mukomuko Bengkulu yang Ditemukan Tewas di Kebun Sawit |
|
|---|
| Kronologi Petani Mukomuko Bengkulu Ditemukan Tewas di Perkebunan Sawit, Istri Sempat Keguguran |
|
|---|
| Petani Mukomuko Bengkulu Tewas di Perkebunan Sawit, Polisi ungkap Tak Ada Tindak Kejahatan |
|
|---|
| Breaking News: Warga Ranah Karya Mukomuko Bengkulu Ditemukan Tewas di Perkebunan Sawit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/EVAKUASI-mukomuko-3423423.jpg)