Senin, 20 April 2026

Joko Widodo

PDIP Ikut Bicara Soal Jusuf Kalla Singgung Termul dan Jokowi, Guntur Romli: Memang Pengkhianat

PDIP tanggapi pernyataan Jusuf Kalla soal ‘termul’ dan Jokowi, sebut kesan pengkhianatan terhadap pihak yang berjasa.

Tribunnews.com
JOKO WIDODO - Foto Presiden Prabowo bersama Joko Widodo pada suatu kesempatan. PDIP tanggapi pernyataan Jusuf Kalla soal ‘termul’ dan Jokowi, sebut kesan pengkhianatan terhadap pihak yang berjasa. 

Ringkasan Berita:
  1. JK menyebut berperan besar dalam karier politik Jokowi hingga jadi Presiden.
  2. JK menyinggung ‘termul’ dalam pernyataannya pada Sabtu (18/4/2026).
  3. PDIP melalui Guntur Romli ikut menanggapi pernyataan tersebut.
  4. Guntur menyebut pernyataan JK memperkuat kesan pengkhianatan Jokowi.
  5. Sejumlah tokoh disebut berjasa dalam karier politik Jokowi menurut Guntur.

 

TRIBUNBENGKULU.COM - Politikus PDIP Guntur Romli ikut menanggapi pernyataan Jusuf Kalla yang menyinggung ‘termul’ dan perannya dalam kemenangan Joko Widodo pada Pilpres 2014, dengan menyebut hal itu memperkuat kesan bahwa Jokowi memang berkhianat kepada pihak yang berjasa.

Sebelumnya, JK menegaskan perannya dalam karier politik Jokowi hingga bisa menjadi Presiden RI.

Dia mengungkapkan perannya yang besar terhadap Jokowi.

JK turut menyinggung 'termul-termul' untuk membandingkan dengan perannya tersebut.

Termul merupakan akronim dari 'Ternak Mulyono' yang kerap ditujukan sebagai relawan Jokowi.

JK mengatakan dalam kontestasi Pilgub DKI Jakarta 2012 Megawati menolak untuk mengusung Jokowi sebagai cagub.

Lalu, JK mengklaim bahwa dirinya membawa Jokowi ke Megawati dan mempromosikannya dengan representasi sebagai sosok 'orang baik'.

"Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo untuk jadi Gubernur. Saya bawa. Saya ke Ibu Mega, 'Ibu ini ada calon baik orang PDIP'. (Megawati menjawab) 'Ah jangan'. Saya datang lagi, akhirnya beliau setuju jadilah Gubernur," kata JK dalam konferensi pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

JK lantas menyebut Jokowi berterima kasih kepadanya karena telah membuat dia menang Pilgub DKI Jakarta 2012.

Lewat pernyataan itu, dirinya lantas mengklaim bahwa tanpa jasanya, Jokowi tidak mungkin bisa maju menjadi capres pada Pilpres 2014 dan berujung menang.

"Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi Presiden karena saya. Kan tanpa Gubernur mana bisa jadi Presiden?" tegas JK dengan suara lantang.

PDIP Ikut Bicara

Guntur menegaskan sebenarnya PDIP sudah enggan untuk membahas terkait sosok Jokowi setelah dipecat.

Jokowi dipecat sebagai kader PDIP pada 16 Desember 2024 lalu bersama dengan putra sulungnya sekaligus Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, serta menantunya yang juga sebagai Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved