Kamis, 23 April 2026

Berita Viral

Blak-blakan Jokowi Akui Arahkan Relawan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode

Menurut Jokowi, dukungan relawan tidak boleh berhenti hanya karena pergantian kepemimpinan.

Editor: Hendrik Budiman
Tangkapan Layar KompasTV
JOKOWI - Mantan presiden RI Joko Widodo atau Jokowi saat diwawancarai soal arahkan relawan dukungan Prabowo-Gibran 2 periode.Pernyataan itu disampaikan Jokowi pada Jumat (19/9/2025), menjawab pertanyaan salah seorang relawan terkait sikap politik Bara JP. 

"Tadinya saya berharap, Jokowi memerintahkan kepada relawannya untuk menjaga integritas, untuk bekerja dengan baik, untuk bisa menyokong secara kapabilitas, bagaimana pemerintahan Prabowo Gibran bisa berlangsung dengan baik," kata Toto dalam tayangan Kompas TV, Jumat (19/9/2025).

"Bukan bicara tentang kekuasaan," tambah Toto.

Karenanya Toto mengaku kaget Jokowi memberi arahan ke para relawannya untuk mendukung Prabowo-Gibran selama 2 periode.

"Terus terang saya agak kaget. Apalagi kemudian kalau kita dengarkan kalimatnya, itu bisa bermakna ganda. Yang disebutkan oleh Jokowi bukan mendukung pemerintahan Prabowo, tapi pemerintahan Prabowo Gibran dua periode," katanya.

Karenanya kata Yunarto tidak salah kalau ada orang yang menangkap, bahwa Jokowi selain berbicara mengenai dukungan terhadap Prabowo, tapi juga sedang mendukung anaknya dan ingin kemudian mempertahankan kekuasaan anaknya.

"Buat saya menyedihkan, seorang mantan presiden yang seharusnya sudah menjadi seorang states negarawan yang bicaranya kalau kita lihat seperti Pak SBY itu diundang ke luar negeri berbicara mengenai climate change sampai berbicara mengena disrupsi," kata Toto.

Atau juga katanya seperti yang terjadi pada Megawati, misalnya diundang ke Vatikan berbicara tentang keberagaman. 

"Ini yang menurut saya sangat disayangkan. Dari seorang mantan presiden dua periode yang kita harapkan ada pada tahapan seorang negarawan, tapi kemudian masuk kepada wilayah perbincangan mengenai elektoral, transaksi kekuasaan," kata Toto.

Menurut Toto yang paling penting untuk teman-teman relawan, agar memulai sebuah budaya untuk kemudian memberikan kontribusi, sesuai dengan apa yang bisa dipikirkan bersama.

"Melalui riset kah, melalui advokasi kah, dan lainnya. Jangan terus-menerus menempatkan diri menjadi domba-domba yang mau diperintah apapun oleh junjungannya, kemudian akan dilakukan adu domba," kata dia.

Karena, menurut Toto, dalam demokrasi, yang semakin atau seharusnya terdidik, tugas relawan mengisi kekosongan fungsi partai politik yang tidak dijalankan.

Wakil Ketua Umum Relawan Bara Jokowi Presiden atau Bara JP David mengatakan diksi-diksi yang dibangun Toto terlalu negatif.

"Seperti tadi misalnya pengabdi pada junjungannya, dan apa segala macam," katanya.

Ia menjelaskan hampir semua kelompok relawan Jokowi, memang menempatkan Jokowi sebagai pembina utama relawan.

"Ketika beliau sebelum menjadi presiden, beliau tetap punya kedudukan di relawan sebagai pembina utama termasuk kami di Bara JP," katanya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved