Rabu, 29 April 2026

Berita Nasional

CPNS 2026 Segera Dibuka? BKN Minta Formasi untuk Lulusan Baru Diperbanyak

Kabar baik untuk pencari kerja. Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 akan dibuka.

Tayang:
Editor: Yunike Karolina
TribunBengkulu.com/Canva
REKRUTMEN CPNS - Ilustrasi PNS yang diambil dari Freepik, Minggu (9/3/2025). Rencana rekrutmen CPNS 2026 dibocorkan oleh BKN, minta formasi untuk lulusan baru diperbanyak. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kabar baik untuk pencari kerja. Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 akan dibuka.

Rencana rekrutmen CPNS 2026 dibocorkan oleh pihak Badan Kepegawaian Negara melalui Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen ASN BKN, Aris Widiyanto.

"Kalo 2025 ini udah September, berarti tinggal 3 bulan saya tidak bisa mengatakan ada atau tidak karena kebijakan ada di Menpan-RB. Tapi secara logika, dengan waktu tiga bulan kalaupun ada hanya penetapan formasi," terang Aris Widiyanto, dikutip dari YouTube #ASNPelayanPublik yang tayang 24 September 2025.

Aris Widiyanto memaparkan, hampir mustahil ada pembukaan CPNS di tahun 2025 yang hanya tersisa tiga bulan ini.

"Masalahnya sampai hari ini tidak ada untuk usul rincian kebutuhan dari instansi oleh Kemenpan. Jadi kalau kita logika berfikir untuk usul formasi mungkin 15 hari, Menpan verifikasi validasi butuh 15-20 hari, untuk Menpan menetapkan penetapan kebutuhan mungkin butuh 10 hari sudah satu bulan sendiri."

"Untuk instansi meriksa lagi, mungkin butuh lima hari. Instansi untuk mengumumkan dan lain-lain. Rasa-rasa 2025 tidak memungkinkan ada penerimaan calon ASN umum. Kalau ada kebijakan khusus kita tidak tahu," paparnya.

Meski secara umum pembukaan CPNS mustahil dilakukan tahun 2025, Aris masih belum mendapat informasi jika ada pengangkatan ASN di luar proses tes CPNS.

Namun untuk CPNS 2026, Aris Widiyanto mengungkap, ada harapan dibuka pendaftaran calon ASN tahun depan.

"2026 kita berharap ada. Berharap ya, kita doakan bersama, kita minta bersama untuk ada pengadaan calon ASN."

"Karena apa? Pengadaan calon ASN itu kalau saya pribadi rasa-rasanya kalau bisa setiap tahun, kalau tidak bisa dua tahun sekali," terang Aris Widiyanto.

Menurutnya, pendaftaran CPNS dengan selisih satu atau dua tahun membuat kaderisasi kelak lebih mudah.

Jarak penerimaan lebih dari 2 tahun akan membuat gap generasi sehingga ASN baru belum siap naik jabatan.

"Bukan semata-mata pemenuhan kebutuhan jabatan-jabatan tertentu, tapi paling tidak untuk kaderisasi calon pemimpin instansi ke depan."

"Kita pernah meratorium lima tahun dan gap generasi terlalu lebar sehingga selesai di bawah kita belum ada yang siap untuk menggantikan," jelas Aris lagi.

Lebih rinci, Aris telah meminta agar proses tes CPNS 2026 diperbanyak untuk fresh graduate mengingat tahun lalu formasi sudah dibuka lebar untuk PPPK atau calon pegawai yang berpengalaman.

"Kita berharap karena tahun 2025 belum ada, tahun 2026 ada. (untuk) umum dan fresh graduate, itu lebih besar karena kemarin-kemarin tenaga non ASN lebih besar dan protes dari fresh graduate lumayan banyak," jelas Aris Widiyanto.

Sinyal Pendaftaran CPNS 2026 Dibuka

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyinggung bahwa proses pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 berjalan sesuai rencana.

Langkah ini menjadi angin segar bagi jutaan pencari kerja, khususnya generasi muda yang ingin berkontribusi langsung dalam pembangunan nasional melalui jalur birokrasi.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa pembukaan CPNS tahun depan akan difokuskan pada formasi strategis, termasuk sektor pendidikan, kesehatan, teknologi informasi, dan pelayanan publik.

Pemerintah juga berkomitmen memperluas akses bagi putra daerah agar bisa mengabdi di wilayah masing-masing.

“Kami ingin memastikan bahwa birokrasi kita diisi oleh talenta terbaik dari seluruh penjuru Indonesia. CPNS 2026 adalah momentum untuk memperkuat pelayanan publik yang inklusif dan profesional,” ujar Purbaya.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan, sistem rekrutmen CPNS 2026 akan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan berbasis kompetensi.

Penggunaan teknologi digital dalam proses seleksi akan diperkuat, termasuk integrasi data, pengawasan daring, dan pengujian berbasis CAT (Computer Assisted Test).

Sinyal serupa diungkap oleh Direktur R and D dan Kurikulum Akses Education Centre, Rachmad Nurcholis yang meminta masyarakat bersiap menghadapi tes CPNS

Menurut data internal Akses Education Centre peminat CPNS datang dari berbagai latar belakang dan usia mulai dari lulusan baru hingga profesional berpengalaman.

Menariknya, mayoritas berasal dari putra daerah yang ingin kembali mengabdi di wilayah masing-masing.

“Semangat ini bukan hanya soal mencari pekerjaan, tapi tentang kontribusi nyata membangun bangsa dari dalam,” kata Rachmad pada Selasa (23/9/2025).

Rachmad juga menyoroti peningkatan kualitas sistem seleksi CPNS. Penggunaan teknologi, transparansi, dan pendekatan berbasis kompetensi dinilai membuat proses rekrutmen semakin kredibel.

“Ini langkah maju yang membuat kepercayaan publik semakin tinggi. Dengan sistem yang makin terbuka, masyarakat yakin bahwa siapa pun bisa lolos, asalkan benar-benar siap,” jelasnya.

Lebih lanjut Rachmad mengajak generasi muda untuk menyambut CPNS 2026 dengan persiapan serius.

“Pemerintah sudah membuka jalan, tinggal bagaimana kita menjawabnya. Ini adalah kesempatan emas untuk berkarya dan berkontribusi,” ujarnya.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved