Jumat, 5 Juni 2026

Kalender 2025

Kalender 2025: Long Weekend Akhir Bulan Oktober Peringatan Halloween? Cek Ini Kalender Resmi 

Meskipun tidak ada hari libur nasional, Oktober 2025 ditutup dengan beragam peringatan menarik di akhir bulan, simak selengkapnya.

Tayang:
Editor: Rita Lismini
Kemenag.go.id
Ilustrasi kalender Oktober 2025. Bulan Oktober memang dikenal sepi tanggal merah untuk itu mari kita simak 4 peringatan penting yang jatuh pada tanggal 31 Oktober 2025, salah satunya Hari Haloowen. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Bulan Oktober tahun 2025 tidak terdapat libur panjang atau long weekend. 

Berdasarkan kalender resmi tahun 2025, di bulan ini tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama, sehingga satu-satunya waktu istirahat yang tersedia hanyalah setiap hari Minggu.

Artinya, selama bulan Oktober, masyarakat tidak akan menemukan tanggal merah tambahan di luar hari Minggu.

Meskipun tidak ada hari libur nasional, Oktober 2025 bukan berarti tanpa makna. 

Justru, bulan ini tetap dihiasi dengan berbagai hari peringatan penting nasional yang memiliki nilai sejarah dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia.

Diantaranya, Hari Menabung Sedunia, Hari Kota Sedunia, Hari Halloween dan Hari Diwali.

4 peringatan penting itu jatuh pada 31 Oktober 2025 

Berikut penjelasan masing-masing peringatan penting di bulan Oktober 2025.

1. Hari Menabung Sedunia

Melansir dari laman National Today, Hari Menabung Sedunia (World Savings Day) diperingati setiap 31 Oktober sebagai pengingat pentingnya menumbuhkan kebiasaan menabung. 

Peringatan ini pertama kali dicetuskan pada tahun 1924 dalam forum International Savings Bank Congress di Italia, yang menekankan bahwa menabung memiliki peran besar dalam menciptakan kemakmuran dan stabilitas ekonomi jangka panjang. 

Hari ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memahami manfaat menabung, baik untuk kebutuhan darurat maupun perencanaan masa depan. 

Berbagai lembaga keuangan, khususnya bank, biasanya turut berpartisipasi dengan mengadakan kegiatan edukatif, kampanye literasi finansial, serta program tabungan khusus untuk mendorong budaya menabung di kalangan masyarakat.

2. Hari Kota Sedunia 

Hari Kota Sedunia menjadi momentum bagi berbagai pihak, mulai dari pemimpin kota, perencana tata ruang, hingga masyarakat umum, untuk berdiskusi dan mencari solusi atas tantangan yang dihadapi kota modern, seperti kemacetan, polusi, hingga keterbatasan ruang hijau. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved