Sabtu, 11 April 2026

Kalender 2025

Kalender 2025: Tanggal 25 November Ada Hari Internasional Selain Hari Guru, Long Weekend Kapan?

Selain Hari Guru Nasional, ada Hari Internasional yang jatuh pada tanggal 25 November 2025.

Editor: Yunike Karolina
kemenag.go.id
KALENDER 2025 - Ilustrasi kalender tanggal 25 November 2025. Selain Hari Guru Nasional, ada hari internasional yang diperingati setiap tanggal 25 November 2025. 

Ringkasan Berita:
  • Tanggal 25 November menyimpan dua momentum penting, nasional dan internasional 
  • Selain Hari Guru Nasional, ada Hari Internasional yang jatuh pada 25 November 2025
  • Dua peringatan tanggal 25 November menghadirkan pesan penting tentang pendidikan dan perlindungan hak asasi manusia

TRIBUNBENGKULU.COM - Tanggal 25 November ternyata menyimpan dua momentum penting yang layak mendapat perhatian.

Menghadirkan pesan penting tentang Pendidikan dan perlindungan hak asasi manusia.

Bukan hanya menjadi momen spesial bagi para guru di Indonesia, tanggal 25 November juga diperingati secara global sebagai Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan.

Kedua peringatan tersebut membawa pesan kuat mengenai pentingnya pendidikan serta perlindungan hak asasi manusia, masing-masing memiliki latar sejarah yang tak kalah mendalam.

Mulai dari kiprah para pendidik dalam membangun negeri hingga kisah kelam yang melandasi ditetapkannya 25 November sebagai hari perjuangan melawan kekerasan terhadap perempuan di dunia.

Artikel ini akan membahas sejarah Hari Guru Nasional dan Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan yang jatuh pada tanggal 25 November.

Tak hanya itu, Tribuners juga dapat menemukan potensi long weekend terakhir di tahun 2025.

Selengkapnya, simak uraian berikut!

Sejarah Hari Guru Nasional

Hari Guru Nasional lahir dari proses panjang perjuangan para pendidik Indonesia, bukan muncul secara tiba-tiba.

Bahkan jauh sebelum bangsa ini merdeka, para guru sudah menunjukkan tekad kuat untuk memajukan pendidikan meski serba terbatas.

Pada tahun 1912, para pendidik di Hindia Belanda mendirikan organisasi Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB).

Organisasi ini menjadi tempat berhimpunnya berbagai lapisan guru, mulai dari guru bantu, guru desa, hingga kepala sekolah, yang bersama-sama memperjuangkan kesetaraan dan peningkatan kualitas pendidikan bagi masyarakat pribumi.

Gerakan PGHB kemudian memantik lahirnya organisasi-organisasi guru lainnya, antara lain Persatuan Guru Bantu (PGB), Perserikatan Guru Desa (PGD), dan Persatuan Guru Ambachtschool (PGAS).

Semangat untuk bersatu semakin menguat, hingga pada tahun 1932 beberapa organisasi tersebut berinisiatif bergabung dan membentuk Persatuan Guru Indonesia (PGI).

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved