Rabu, 3 Juni 2026

Kalender 2025

Daftar Lengkap Kalender Jawa Bulan Desember 2025: Cara Baca Weton, Neptu, Pasaran hingga Wuku

Berikut penjelasan lengkap mengenai cara membaca weton, neptu, pasaran, wuku, hingga daftar kalender Jawa bulan Desember 2025.

Tayang:
Tribunnews.com/M Alvian
DESEMBER 2025 - Berikut penjelasan lengkap mengenai cara membaca weton, neptu, pasaran, wuku, hingga daftar kalender Jawa bulan Desember 2025. 

Dal: 4

Be: 2

Wawu: 6

Jim Akhir: 3

Berdasarkan tabel di atas, kita bisa menghitung weton dengan neptu bulan dan tahun Jawa seseorang. 

Sebagai contoh, jika apabila seseorang lahir pada bulan Ruwah dan tahun Wawu, kita perlu menjumlahkan nilai 4 yang ada pada bulan Ruwah serta 6 yang ada pada tahun Wau. 4+6= 10, angka 10 adalah hasil akhir penjumlahan dan weton neptu bulan serta tahun Jawa.

Arti dari Hasil Perhitungan Neptu Weton Jodoh

Setelah memahami cara menghitung neptu weton, hasil perhitungan tersebut dapat digunakan untuk mengetahui berbagai hal, seperti hari keberuntungan, watak, hingga kecocokan jodoh.

Biasanya, perhitungan neptu weton digunakan dalam konteks pernikahan atau perjodohan, karena dipercaya bisa membantu melihat kecocokan antara dua calon pasangan.

 Bahkan, dari hasil perhitungan ini, bisa diperoleh gambaran kapan waktu terbaik untuk melangsungkan pernikahan.

Berikut arti dari masing-masing hasil perhitungan neptu weton jodoh dalam primbon Jawa:

1. Pegat (1, 9, 10, 18, 19, 27, 28, 36)

Kategori pegat menunjukkan hubungan yang rawan konflik. Dalam primbon Jawa, hasil ini menandakan kemungkinan sering munculnya masalah dalam kehidupan rumah tangga.

2. Ratu (2, 11, 20, 29)

Jika hasil neptu weton termasuk kategori ratu, artinya pasangan tersebut dianggap jodoh sejati. Hubungannya akan harmonis, bahagia, dan sering membuat orang lain iri karena terlihat begitu serasi.

3. Jodoh (3, 12, 21, 30)

Kategori jodoh menjadi hasil yang paling diharapkan banyak pasangan. Angka ini menandakan bahwa hubungan akan rukun dan langgeng, sehingga keduanya bisa melangkah ke pernikahan tanpa kekhawatiran besar.

4. Topo (4, 13, 22, 31)

Hasil topo menandakan perlunya kewaspadaan. Menurut primbon Jawa, pasangan dengan hasil ini akan menghadapi tantangan di awal pernikahan, terutama dalam menyesuaikan diri satu sama lain.

5. Tinari (5, 14, 23, 32)

Tinari berarti kabar baik. Pasangan dengan hasil ini diramalkan akan hidup bahagia dan diberi kelancaran rezeki, serta mendapatkan kemudahan dalam mencari nafkah untuk keluarga.

6. Padu (6, 15, 24, 33)

Padu dalam bahasa Jawa berarti “sering berdebat.” Hasil ini menandakan potensi pertengkaran kecil dalam rumah tangga, tetapi hubungan tetap bisa dipertahankan tanpa berujung perceraian.

7. Sujanan (7, 16, 25, 34)

Kategori sujanan menandakan adanya ancaman pertengkaran besar akibat perselingkuhan. Pasangan dengan hasil ini disarankan untuk saling menjaga kepercayaan dan komunikasi agar rumah tangga tetap harmonis.

8. Pesthi (8, 17, 26, 35)

Pesthi menggambarkan hubungan yang rukun, tenang, dan harmonis. Pasangan dengan hasil ini diprediksi akan memiliki kehidupan rumah tangga yang damai dan penuh kebahagiaan.

Pembagian Neptu yang Masih Memiliki Perhitungan

Selain kedelapan kategori neptu weton jodoh di atas, terdapat hasil pembagian neptu yang masih menyisakan sisa perhitungan.

Makna dari sisa perhitungan ini dipercaya berhubungan dengan peruntungan seseorang dan pasangannya. Berikut penjelasannya:

1. Wasesa Segara (sisa satu)
Diramalkan memiliki budi luhur, berwibawa, dan diberkahi kelancaran rezeki.

2. Tunggak Semi (sisa dua)
Menurut primbon Jawa, artinya akan menghadapi hambatan dalam urusan rezeki.

3. Satria Wibawa (sisa tiga)
Sisa perhitungan ini menggambarkan sosok yang kelak akan dihormati dan disegani di lingkungannya.

3. Sumur Sinaba (sisa empat)
Menurut kitab primbon Jawa, seseorang dengan sisa ini akan dipenuhi inspirasi, hidup harmonis, serta menjadi panutan bagi orang di sekitarnya.

4. Satria Wirang (sisa lima)
Dalam primbon Jawa, diramalkan sering menghadapi berbagai kesulitan hidup, meski tidak dijelaskan secara rinci bentuk kesulitan tersebut.

5. Bumi Kepetak (sisa enam)
Artinya harus bekerja keras untuk mencapai cita-cita dan hal-hal yang diinginkan dalam hidup.

6. Lebu Ketiup Angin (sisa tujuh)
Dalam primbon Jawa, sisa ini menggambarkan seseorang yang akan menghadapi kesulitan saat berusaha meraih mimpi karena sulit memperoleh ketenteraman batin.


Daftar Weton & Penanggalan Jawa Desember 2025

1 Des 2025 — Senin Pahing, 10 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 13, Wuku Langkir

2 Des 2025 — Selasa Pon, 11 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 10, Wuku Langkir

3 Des 2025 — Rabu Wage, 12 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 11, Wuku Langkir

4 Des 2025 — Kamis Kliwon, 13 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 16, Wuku Langkir

5 Des 2025 — Jumat Legi, 14 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 11, Wuku Langkir

6 Des 2025 — Sabtu Pahing, 15 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 18, Wuku Langkir

7 Des 2025 — Minggu Pon, 16 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 12, Wuku Mandalasiya

8 Des 2025 — Senin Wage, 17 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 8, Wuku Mandalasiya

9 Des 2025 — Selasa Kliwon, 18 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 11, Wuku Mandalasiya

10 Des 2025 — Rabu Legi, 19 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 12, Wuku Mandalasiya

11 Des 2025 — Kamis Pahing, 20 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 17, Wuku Mandalasiya

12 Des 2025 — Jumat Pon, 21 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 13, Wuku Mandalasiya

13 Des 2025 — Sabtu Wage, 22 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 13, Wuku Mandalasiya

14 Des 2025 — Minggu Kliwon, 23 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 13, Wuku Julung Pujut

15 Des 2025 — Senin Legi, 24 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 9, Wuku Julung Pujut

16 Des 2025 — Selasa Pahing, 25 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 12, Wuku Julung Pujut

17 Des 2025 — Rabu Pon, 26 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 14, Wuku Julung Pujut

18 Des 2025 — Kamis Wage, 27 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 12, Wuku Julung Pujut

19 Des 2025 — Jumat Kliwon, 28 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 14, Wuku Julung Pujut

20 Des 2025 — Sabtu Legi, 29 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 14, Wuku Julung Pujut

21 Des 2025 — Minggu Pahing, 1 Rejeb 1959 Dal, Neptu 14, Wuku Pahang

22 Des 2025 — Senin Pon, 2 Rejeb 1959 Dal, Neptu 11, Wuku Pahang

23 Des 2025 — Selasa Wage, 3 Rejeb 1959 Dal, Neptu 7, Wuku Pahang

24 Des 2025 — Rabu Kliwon, 4 Rejeb 1959 Dal, Neptu 15, Wuku Pahang

25 Des 2025 — Kamis Legi, 5 Rejeb 1959 Dal, Neptu 13, Wuku Pahang

26 Des 2025 — Jumat Pahing, 6 Rejeb 1959 Dal, Neptu 15, Wuku Pahang

27 Des 2025 — Sabtu Pon, 7 Rejeb 1959 Dal, Neptu 16, Wuku Pahang

28 Des 2025 — Minggu Wage, 8 Rejeb 1959 Dal, Neptu 9, Wuku Kuru Welut

29 Des 2025 — Senin Kliwon, 9 Rejeb 1959 Dal, Neptu 12, Wuku Kuru Welut

30 Des 2025 — Selasa Legi, 10 Rejeb 1959 Dal, Neptu 8, Wuku Kuru Welut

31 Des 2025 — Rabu Pahing, 11 Rejeb 1959 Dal, Neptu 16, Wuku Kuru Welut

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved