Selasa, 9 Juni 2026

Berita Nasional

Prabowo Heran Dituding Hina Indonesia Lewat Program MBG, Padahal Akui Rela Mati Demi Rakyat 

Prabowo heran dituding hina Indonesia lewat program MBG, padahal niatnya menyelamatkan rakyat.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Rita Lismini
Instagram/@prabowo
PRABOWO SUBIANTO - Foto Presiden Prabowo Subianto yang merasa heran dengan tudingan ingin menghina anak-anak di Indonesia melalui program MBG, padahal akui siap mati demi rakyat, Minggu (15/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto menegaskan program MBG (Makan Bergizi Gratis) bertujuan menyelamatkan anak-anak Indonesia, bukan menghina bangsa.
  • Prabowo menekankan kesiapannya mati demi kebenaran, keadilan, dan keselamatan rakyat sejak masih berpangkat letnan dua TNI.
  • Dia mempertanyakan tudingan publik, “Apa iya saya menghina bangsa Indonesia?” 
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta publik tidak berlebihan memprotes MBG karena program ini bagian dari strategi pembangunan Prabowo.

TRIBUNBENGKULU.COM - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan niatnya menyelamatkan anak-anak Indonesia melalui MBG (Makan Bergizi gratis). 

Dia pun heran kenapa orang-orang memfitnah dirinya justru menghina Indonesia dengan meluncurkan MBG.

"Apa iya saya menghina bangsa Indonesia?" kata Prabowo dalam peresmian SPPG dan gudang ketahanan pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat (Jakbar), Jumat (13/2/2026) dikutip dari Kompas.com 

Padahal Prabowo menekankan dirinya sudah siap mati untuk Indonesia, bahkan sejak masih berpangkat letnan dua (letda) TNI.

Maka dari itu, Prabowo memastikan dirinya tidak mungkin sampai hati menghina Indonesia.

"Sisa hidup saya hanya untuk menyelamatkan, membangun.

Saya ingin mati di atas jalan kebenaran.

Saya ingin mati membela kebenaran, keadilan, dan keselamatan rakyat saya.

Ini kehormatan bagi seorang prajurit, mati untuk rakyatnya.

Masa saya mau menghina.

Tapi ya sudahlah.

Sekarang kita buktikan bersama," imbuh dia.

Menkeu Purbaya Bela Prabowo 

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berjalan sejak Januari 2025 masih menuai pro dan kontra, mulai dari kritik soal keracunan hingga isu ketenagakerjaan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta publik tidak berlebihan memprotes program tersebut. Menurutnya, MBG merupakan bagian penting dari strategi pembangunan ekonomi Presiden Prabowo Subianto.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved