Kamis, 4 Juni 2026

BBM Naik

Istana Buka Suara Soal Isu Kenaikan BBM 10 Persen, 'Ketersediaan BBM Kami Jamin'

Pihak Istana akhirnya buka suara soal adanya isu kenaikan BBM per April 2026.

Tayang:
Editor: Yuni Astuti
TribunBengkulu.com/Taufik Ismail/Tribunnews.com
ISU BBM NAIK - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal isu kenaikan BBM 10 persen. 

Ringkasan Berita:
  • Isu kenaikan bahan bakar minyak 10 persen, pihak istana buka suara.
  • Pihak istana mengungkapkan akan menjamin ketersediaan BBM.
  • Masyarakat diimbau untuk jangan panik dengan adanya isu kenaikan BBM.

 

TRIBUNBENGKULU.COM - Isu kenaikan bahan bakar minyak (BBM) kian mencuat dan membuat masyarakat mempertanyakan hal tersebut.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan akan melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi maupun nonsubsidi.

Hal ini diungkap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi setelah Kementerian ESDM bersama dengan Pertamina melakukan koordinasi atas petunjuk dari Presiden Prabowo Subianto.

Istana pun meminta masyarakat tidak panik.

"Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Kita jamin. Dan harga tidak terjadi penyesuaian," kata Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026), dikutip Kompas.com

Prasetyo menegaskan Pertamina tidak akan melakukan penyesuaian harga untuk BBM.

Hal ini sekaligus membantah isu yang beredar dan menyebut bahwa harga BBM subsidi akan naik per 1 April 2026 besok.

"Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi," ucap dia.

Dengan pernyataan ini, diharapkan masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas dan lebih akurat.

Menurut Prasetyo, pemerintah melalui Kementerian ESDM dan Pertamina sudah melakukan koordinasi sesuai petunjuk dari Presiden Prabowo Subianto.

"Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan," ucap dia.

Sebelumnya beredar di media sosial, dokumen yang mencantumkan proyeksi kenaikan harga BBM nonsubsidi.

Sejumlah BBM yang naik yaitu Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dex (Pertamina Dex), serta Dexlite.

Sementara, PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa informasi mengenai proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar di media sosial tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga: Prabowo Dorong BBM Etanol, Pertalite dan Pertamax Bisa Tergeser: Kita Bisa Mandiri 

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved