Kasus Pembunuhan
Nasib Karier Briptu Rizka, Tersangka Pembunuhan Suami Sendiri Brigadir Esco, Terancam Dipecat?
Nasib anggota Polres Lombok Barat, Briptu Rizka Sintiani diperiksa Propas Polda NTB terkait pelanggaran etik hingga terancam disanksi dipecat.
Saiun mengaku sangat terkejut setelah identifikasi menunjukkan mayat yang ia temukan dalam keadaan terikat, membengkak, dan wajah hampir tidak dikenali itu ternyata adalah menantunya yang sudah hilang kontak sejak 19 Agustus 2025.
H Saiun tak percaya jika korban sengaja mengakhiri hidupnya.
Apalagi dia menemukan kejanggalan terkait kematian korban.
Saiun menjelaskan, posisi korban yang terikat tali tidak menjulur dari atas ke bawah, namun dari samping dengan posisi tergantung di pohon yang terbilang kecil.
"Masyarakat di sini nggak ada yang percaya dia meninggal karena gantung diri, apalagi saat saya pertama kali menemukannya, tali yang menggantung lehernya itu dia kendor, dan juga posisinya dia telentang miring," kata Saiun.
Saiun juga menyebut bahwa selama ini menantunya dikenal sebagai sosok yang baik, tidak memiliki masalah dengan masyarakat ataupun keluarganya.
Hal senada juga diungkapkan Kepala Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Suhaimi.
Suhaimi menduga kematian Brigadir Esco bukan bunuh diri, lantaran banyak kejanggalan terkait kematian korban.
"Masyarakat banyak yang tidak percaya dia bunuh diri, apalagi dia ditemukan tergantung di lereng dengan posisi telentang walaupun tergantung. Tapi kami serahkan ke pihak berwajib, nanti mereka yang lebih tahu kronologis kebenarannya kan," ujarnya.
Luka dan Bekas Hantaman Benda Tumpul
Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda NTB, Kombes Pol Syarif Hidayat, menyebut hasil visum luar menunjukkan adanya luka di sekujur tubuh korban.
"Ada luka, nggak ada (anggota tubuh hilang) luka saja, itu hasil visum luar," kata Syarif.
Syarif menyebut pihaknya menunggu hasil autopsi untuk memastikan apakah ada unsur kekerasan atau penyebab lain.
"Kita lihat hasil autopsi seperti apa, kemungkinan ada indikasi kekerasan atau seperti apa kita lihat nanti," jelasnya.
Autopsi telah dilakukan di RS Bhayangkara Mataram, namun hasil resminya masih belum diterima dari tim dokter forensik.
Selain luka-luka, visum juga menunjukkan adanya bekas hantaman benda tumpul di beberapa bagian tubuh korban.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Kasus Pembunuhan
pembunuhan
Briptu Rizka
Pembunuhan Brigadir Esco
Brigadir Esco Faska Rely
Bupati Teddy Rahman
Wabup Seluma Gustianto
nataru
| Chat Terakhir Brigadir Arya, Intel Polisi yang Tewas Ditembak Maling Motor di Depan Toko Kue Lampung |
|
|---|
| Detik-Detik Intel Polisi Tewas Ditembak Maling Motor di Depan Toko Roti Lampung Terekam CCTV |
|
|---|
| 4 Pembunuh Nenek Dumaris di Pekanbaru Ditangkap, Terungkap Emas hingga Uang 400 Dolar Digasak |
|
|---|
| Terungkap, Pelaku Perempuan Pembunuh Nenek 60 Tahun di Rumbai Pekanbaru Ternyata Eks Menantu |
|
|---|
| Pengakuan Hendrikus, Atlet MMA Keponakan John Kei yang Tikan Nus Kei hingga Tewas di Bandara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Pembunuhan-Brigadir-Esco.jpg)