Senin, 8 Juni 2026

Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya Blak-blakan Indonesia Sering Dikibuli Asing: Apalagi K-Pop, Wah K-Pop Nih!

Menkeu Purbaya sindir keras proyek Coretax garapan LG. “Begitu asing wah, apalagi K-Pop. Tapi hasilnya, wah payah banget!”

Tayang:
YouTube Sekretariat Presiden
MENKEU PURBAYA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepuk kening mempraktikkan para Dirut bank pusing, dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/9/2025). Menkeu Purbaya sindir keras proyek Coretax garapan LG. “Begitu asing wah, apalagi K-Pop. Tapi hasilnya, wah payah banget!” 

TRIBUNBENGKULU.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa blak-blakan mengkritik ketergantungan Indonesia terhadap pihak asing, termasuk dalam proyek sistem pajak nasional Coretax.

Sosok Menkeu Purbaya belakangan memang menarik perhatian publik tanah air dengan sejumlah gebrakannya.

Sehari setelah dilantik sebagai Menkeu, Purbaya langsung mengeluarkan kebijakan menggelontorkan Rp200 triliun ke Bank Himbara.

Beberapa hari kemudian, ia kembali menarik perhatian dengan menegaskan tidak akan menaikkan tarif pajak atau menambah pajak baru.

Alih-alih menaikkan pajak atau menambah pajak baru, untuk mengejar target pajak, Menkeu Purbaya justru memilih mengejar Rp60 triliun pajak tertunggak dari 200 wajib pajak besar.

Upaya tersebut sepertinya tidak mudah karena tren pelemahan penerimaan, celah kepatuhan wajib pajak, serta potensi terpangkasnya setoran akibat kebijakan insentif masih membayangi target APBN 2025.

Hingga saat ini, Menkeu Purbaya menegaskan akan menarik anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika dana tersebut tidak terserap maksimal.

Sejumlah kebijakan tersebut dinilai mendapatkan respons positif dari publik dan pasar.

Bahkan belakangan muncul istilah "Purbaya Effect", yang merujuk pada reaksi pasar serta pergeseran ekspektasi kebijakan ekonomi setelah Purbaya Yudhi Sadewa menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Dengan sejumlah gebrakan tersebut, beberapa pihak sepertinya terganggu dengan langkah-langkah Menkeu Purbaya.

Namun tidak sedikit, terutama publik, yang mengapresiasi langkah-langkah dan gebrakan Menkeu Purbaya.

Terbaru, Menkeu Purbaya kembali disorot karena mengkritisi hasil Coretax yang digarap LG, menyindir Indonesia yang sering dikibuli oleh pihak asing.

Dikibuli Asing

Ia menilai kualitas kerja konsorsium LG CNS-Qualysoft asal Korea Selatan jauh dari standar profesional. Bahkan, ia menyindir bahwa Indonesia sering “dikibuli” hanya karena terpesona dengan label luar negeri.

“Komentarnya lucu deh, begitu mereka dapat source code-nya, dilihat sama orang saya, dia bilang, 'wah ini programmer tingkat baru lulusan SMA',” ujar Purbaya, menggambarkan kecenderungan masyarakat yang mudah terkagum tanpa melihat kualitas sebenarnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved