Jumat, 5 Juni 2026

Viral di Media Sosial

Maria Mahasiswi Unima Diduga Dibunuh, Keluarga Temukan Lebam Biru Usai Dilecehkan Dosen

Evia Maria Mangolo mahasiswi asal Kepulauan Sitaro Sulut diduga korban pembunuhan, sebab keluarga menemukan lebam biru di sekujur jasad.

Tayang:
Editor: Rita Lismini
Istimewa
EVIA MARIA MANGOLO - Foto orang tua Evia Maria Mangolo yang begitu terpukul atas kematian anaknya sekaligus menjadi korban pelecehan oleh sang Dosen berinisial DM, Kamis (1/1/2025). 

Ringkasan Berita:
  1. Evia Maria Mangolo mahasiswi asal Kepulauan Sitaro Sulut diduga korban pembunuhan, sebab keluarga menemukan lebam biru di sekujur jasad. 
  2. Kini oknum Dosen berinisial DM sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan  telah diberhentikan oleh pihak kampus. 
  3. Kematian Evia Maria mengungkap buruknya sistem mengajar Unima, karena oknum dosen cabul berkeliaran di area kampus. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Evia Maria Mangolo mahasiswi asal Kepulauan Sitaro Sulut itu ditemukan tak bernyawa di sebuah indekost di Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Sulut.

Evia Maria dituding bunuh diri, namun kini ditemukan fakta baru bahwa di sekujur tubuhnya ditemukan lebam biru. 

Setelah ditemukan sejumlah luka yang membiru di jasad Evia, pihak keluarga pun akhirnya memutuskan untuk melakukan otopsi. 

Menurut Ketsia, tante dari Evia bercerita, pada Selasa (30/12/2025) malam di rumah duka di Perum CBA Gold, Mapanget, Minut, Sulut ia memperoleh sebuah dorongan untuk memeriksa kaki dari jenazah.

"Saat itulah ada tanda biru serta tanda seperti luka," katanya.

Beberapa saat kemudian, atas saran seseorang, pihaknya membuka tubuh jenazah dan ditemukan tanda biru di pinggang kiri dan di paha atas.

"Dari situ lantas diputuskan untuk dilakukan otopsi," katanya.

Ia menuturkan, ayah dari almarhum sudah tiba sejak Rabu dini hari.

Rabu pagi, ia bertolak ke Polda untuk persiapan otopsi.

Dia menerangkan, sesungguhnya jenazah direncanakan pulang pada Kamis.

Namun batal karena ada otopsi.

Isi Lengkap Surat

Publik kini menyoroti isi pengaduan yang diduga berkaitan erat dengan tekanan psikologis yang dialami korban sebelum mengakhiri hidupnya.

Surat tersebut ditujukan kepada Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) UNIMA, Dr. Aldjon Dapa, M.Pd.

Di dalam surat itu, Maria mengungkap dugaan pelecehan seksual yang dialaminya.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved