Kamis, 7 Mei 2026

Kasus Penganiayaan di Lebong

Pemicu Pembacokan Bocah 9 Tahun di Lebong: Pelaku Emosi Ditolak Utang Rokok

Pemicu Pembacokan Bocah 9 Tahun di Lebong: Pelaku Emosi Ditolak Utang Rokok.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Rita Lismini
TribunBengkulu.com/M Rizki Wahyudi
KASUS PEMBACOKAN - Kolase foto pelaku saat diamankan dan sajam yang digunakannya. Pelaku diduga ODGJ nekat membacok siswi SD akibat tak diberi utang rokok. 

Ringkasan Berita:
  • Kasus pembacokan siswi SD di Lebong masih didalami, pelaku Sofyan (35) diamankan polisi.
  • Korban, Naura (9), mengalami luka serius di leher dan pipi akibat sabetan celurit.
  • Pelaku diduga memiliki riwayat gangguan kejiwaan, namun masih bisa diajak berkomunikasi saat diperiksa.
  • Pemicu sementara karena pelaku emosi usai ditolak utang rokok oleh korban.
  • Korban masih dirawat intensif, polisi menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku.

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG – Kasus pembacokan atau penganiayaan berat terhadap siswi sekolah dasar di Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Lebong Utara pada Minggu (3/5/2026) hingga kini masih terus didalami pihak kepolisian.

Terduga pelaku, Sofyan (35) hingga saat ini masih diamankan di Mapolres Lebong. Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan kesehatan jiwa pelaku. 

Pelaku tega membacok Naura Nasya Fadillah (9), yang masih tetangganya hingga mengalami luka serius pada bagian leher dan juga pipi akibat sajam jenis celurit. 

Kasat Reskrim Polres Lebong, AKP Darmawel Saleh, menyampaikan bahwa berdasarkan riwayat yang ada, pelaku memang diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Namun Kasat menjelaskan, selama proses pemeriksaan awal, pelaku masih bisa diajak berkomunikasi dengan baik.

Bahkan pertanyaan penyidik dijawab dengan lancar oleh pelaku. 

“Kalau diajak ngobrol masih nyambung, tapi memang berdasarkan riwayatnya yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan,”jelas Kasat kepada wartawan TribunBengkulu.com pada Senin (4/5/2026).

Hal ini menjadi dasar bagi penyidik untuk tetap berkoordinasi dengan pihak medis guna memastikan kondisi psikologis pelaku secara menyeluruh.

Pelaku Emosi Ditolak Utang Rokok 

Terkait motif, polisi menyebut tidak ditemukan latar belakang khusus yang kuat.

Namun dari keterangan sementara, pelaku diduga sempat meminta untuk mengutang rokok kepada korban. Permintaan tersebut tidak dipenuhi, sehingga pelaku diduga tersulut emosi.

“Untuk motif sementara tidak ada, pengakuannya karena pelaku meminta rokok namun tidak diberikan sehingga emosi,”ungkap Kasat.

Dimana menurut keterangan keluarga, pelaku ini tidak pernah bertindak seperti itu sebelumnya. Namun, warga sekitar memang sudah lama khawatir dengan pelaku. 

"Kalau versi keluarga, tidak meresahkan, tapi versi warga memang sudah khawatir sejak lama,"lanjut Kasat. 

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved