Berita Rejang Lebong
Belum Ada Kasus Hantavirus di Rejang Lebong, Kadinkes: Hindari Kontak Langsung dengan Tikus
Dinkes Rejang Lebong memastikan belum ada kasus hantavirus dan mengimbau warga hindari kontak dengan tikus.
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Ricky Jenihansen
Ringkasan Berita:
- Dinkes memastikan belum ada kasus hantavirus di Rejang Lebong.
- Hantavirus ditularkan melalui tikus dan hewan pengerat.
- Warga diminta menerapkan pola hidup sehat.
- Masyarakat diimbau menghindari kontak langsung dengan tikus.
- Dinkes meminta warga memanfaatkan layanan CKG.
Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong, Drg Asep Setia Budiman, memastikan belum ada temuan kasus hantavirus di Rejang Lebong.
“Untuk saat ini belum ada temuan kasus hantavirus di Rejang Lebong,” sampai Asep kepada wartawan TribunBengkulu.com pada Senin (11/5/2026).
Penyakit hantavirus belakangan kembali menjadi perhatian publik setelah muncul sejumlah pembahasan mengenai kasus penyakit tersebut di beberapa daerah.
Meski ramai diperbincangkan, hantavirus sebenarnya bukan penyakit baru.
Virus ini termasuk penyakit zoonosis yang ditularkan melalui tikus maupun hewan pengerat lainnya seperti celurut.
Virus dari genus Orthohantavirus tersebut diketahui dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius, mulai dari gangguan pernapasan hingga kerusakan ginjal.
Gejala awal penderita hantavirus umumnya berupa demam, nyeri otot, mual, sakit kepala dan rasa lelah berlebihan.
Dalam kondisi tertentu, infeksi dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan maupun sindrom gagal ginjal.
Namun demikian, Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di wilayah tersebut.
Dinkes Imbau Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat
Meski belum ditemukan kasus, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Asep mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak langsung dengan tikus maupun hewan pengerat lainnya, serta menjaga kualitas makanan dan minuman yang dikonsumsi.
Selain itu, masyarakat juga diminta menerapkan pola makan bergizi, rutin berolahraga, serta menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.
“Antisipasi tetap harus dilakukan supaya di Rejang Lebong tidak ada kasus hantavirus. Masyarakat diminta menjaga pola hidup sehat, makan bergizi dan menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak langsung dengan tikus,” ujarnya.
Berita Rejang Lebong Bengkulu
Berita Rejang Lebong Terkini
Berita Rejang Lebong
Hantavirus
Dinkes Rejang Lebong
RSUD Rejang Lebong
| Polisi Imbau Kendaraan Bermuatan Tidak Lintasi Jalur Amblas Curup-Lebong, Kondisi Rawan Laka Tunggal |
|
|---|
| Harga Plastik Naik, Bulog Rejang Lebong Gunakan Kemasan Pengganti untuk 100 Ton Beras Bantuan |
|
|---|
| Tiga Kendaraan Alami Kecelakaan di Jalan Amblas Curup-Lebong dalam Sehari |
|
|---|
| Dikbud Rejang Lebong Targetkan Tak Ada Lagi Anak Putus Sekolah |
|
|---|
| Pemkab Rejang Lebong Buka Pengaduan Dugaan Pungli hingga Pencatutan Nama Plt Bupati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/tikus-hantavirus-235232.jpg)