Senin, 8 Juni 2026

Berita Rejang Lebong

TWA Bukit Kaba Bengkulu Kembali Dibuka Usai Dua Pekan Ditutup Akibat Cuaca Ekstrem

Pendakian TWA Bukit Kaba Kembali Dibuka, Pengunjung Mulai Ramai Berdatangan.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Ricky Jenihansen
M Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com
TWA BUKIT KABA - Suasana pos masuk pada Minggu (7/12/2025). Jalur pendakian di TWA Bukit Kaba kembali dibuka untuk pengunjung. 

Ringkasan Berita:
  1. TWA Bukit Kaba kembali dibuka sejak 1 Desember 2025 setelah dua pekan ditutup akibat cuaca ekstrem.
  2. Penutupan dilakukan BKSDA Bengkulu sejak 18–30 November karena hujan lebat dan angin kencang.
  3. Jalur pendakian telah dinyatakan aman setelah pengecekan dan pembersihan.
  4. Pengunjung kembali ramai sejak hari pertama pembukaan.

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Setelah hampir dua pekan ditutup akibat cuaca ekstrem, Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba akhirnya kembali dibuka untuk umum sejak 1 Desember 2025 lalu.

Pembukaan jalur pendakian ini disambut antusias oleh para pecinta alam. Sejak hari pertama dibuka, arus pengunjung kembali mengalir normal, baik pendaki harian maupun wisatawan yang ingin menikmati keindahan kawah aktif Bukit Kaba.

Penutupan sebelumnya dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu mulai 18 hingga 30 November 2025.

Keputusan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi keselamatan menyusul hujan lebat dan angin kencang yang melanda kawasan tersebut.

Cuaca buruk menyebabkan beberapa titik jalur pendakian dipenuhi ranting patah, tanah licin, hingga potensi pohon tumbang.

Ketua Pokdarwis Bukit Kaba Desa Sumber Urip, Yulian Adi Pratama, mengatakan kondisi jalur kini telah dinyatakan aman.

Hal itu setelah dilakukan serangkaian pengecekan dan pembersihan oleh tim Pokdarwis bersama petugas terkait.

“Per 1 Desember 2025 TWA Bukit Kaba sudah resmi dibuka kembali. Sekarang pengunjung sudah mulai ramai lagi,” jelas Adi.

Meskipun kondisi sudah kembali normal, Adi menegaskan bahwa pendaki harus tetap memprioritaskan keselamatan.

Ia mengingatkan bahwa perubahan cuaca di pegunungan kerap terjadi tiba-tiba, sehingga pendaki wajib mempersiapkan diri dengan matang.

Apabila cuaca kembali memburuk dan dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan pendaki, maka TWA Bukit Kaba bakal kembali ditutup.

Pihaknya juga terus memantau kondisi cuaca setiap waktu.

“Kami mengimbau pendaki agar benar-benar memastikan kondisi fisik fit, membawa perlengkapan yang lengkap seperti jaket, lampu senter, jas hujan, hingga sepatu pendakian. Jangan memaksakan diri jika tubuh tidak siap,” imbaunya.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved