Berita Selebritas
Serangan Balik Roby Tremonti, Aurelie Moeremans Ternyata Pernah Paksa Buat Pengakuan Palsu
Setelah lama bungkam, Roby Tremonti bantah tudingan nikah paksa dan KDRT, serta mengungkap klaim diminta membuat pengakuan palsu.
Ringkasan Berita:
- Roby Tremonti akhirnya angkat bicara menanggapi pengakuan Aurelie Moeremans soal nikah paksa dan KDRT.
- Ia menegaskan sistem pernikahan Gereja Katolik memiliki pengawasan ketat melalui Penyelidikan Kanonik.
- Roby mempertanyakan klaim pembatalan pernikahan karena mengaku tidak pernah dilibatkan dalam proses gereja.
- Ia juga mengungkap pernah diminta membuat pengakuan palsu terkait KDRT demi melancarkan annulment.
TRIBUNBENGKULU.COM - Setelah lama memilih diam, Roby Tremonti akhirnya angkat bicara membantah tudingan Aurelie Moeremans soal nikah paksa dan KDRT dalam pernikahan mereka pada 2011.
Robu bahkan mengungkap klaim mengejutkan bahwa dirinya pernah diminta membuat pengakuan palsu demi melancarkan proses pembatalan pernikahan di Gereja Katolik.
Ia menegaskan bahwa sistem pernikahan Gereja Katolik memiliki mekanisme pengawasan ketat, sehingga pernikahan di bawah paksaan sangat sulit terjadi karena harus melalui serangkaian proses, termasuk Penyelidikan Kanonik terhadap kedua mempelai.
Seperti diketahui, Publik kembali dihebohkan dengan pengakuan Aurelie Moeremans dalam bukunya, Broken Strings, yang mengupas luka lama terkait pernikahan pertamanya.
Namun, keheningan panjang Roby Tremonti akhirnya pecah. Pria yang menikahi Aurelie pada 2011 silam ini muncul dengan serangkaian bantahan menohok terkait tudingan nikah paksa, KDRT, hingga kejanggalan proses pembatalan pernikahan di Gereja Katolik.
Dalam pertemuan di kediamannya di kawasan Cibinong, Jawa Barat, Selasa (13/1/2026), Roby membedah satu per satu klaim yang menyudutkan namanya, terutama soal isu nikah paksa.
Bantah Nikah Paksa
Roby menegaskan bahwa narasi "nikah paksa" sangat sulit terjadi dalam sistem Gereja Katolik yang memiliki pengawasan ketat terhadap calon mempelai.
"Teman-teman yang mengerti pernikahan Katolik pasti tahu, itu tidak mudah. Tidak bisa hari ini daftar, besok nikah. Ada proses panjang, salah satunya Penyelidikan Kanonik," tegas Roby.
Ia menjelaskan bahwa setiap pasangan harus melewati wawancara empat mata dengan Romo.
Jika ada unsur tekanan, pernikahan tersebut dipastikan tidak akan pernah terjadi.
"Mempelai wanita ditanya sendiri, ditanyakan, 'Apa dasar kamu mau menikah? Ada paksaan tidak?'. Kalau Romo menemukan sedikit saja kejanggalan atau keraguan, pernikahan itu tidak akan disahkan. Faktanya, kami menikah. Artinya, saat itu Aurelie menjawab tidak ada paksaan," ungkapnya.
Rahasia di Balik Surat Pembatalan (Annulment)
Sorotan tajam tertuju pada status annulment atau pembatalan pernikahan yang diklaim telah dikantongi Aurelie.
| Prewedding Tak Biasa Shella Konten Kreator OKB, Warganet: Cuma Nanya kok Ga Ada Maksud Lain |
|
|---|
| Momen Haru Sabrina Adfi dan Stenly Lihat Baby Archin Lewat USG 4D, Bikin Penasaran |
|
|---|
| Derita 179 Korban Penipuan CPNS Anak Nia Daniaty: Kerugian Rp8,1 Miliar, Sudah Ada 9 Orang Meninggal |
|
|---|
| Ayushita Lepas Masa Lajang, Resmi Menikah dengan Bassist Barasuara Gerald Situmorang |
|
|---|
| Reaksi Atta Halilintar Usai Ibunya Posting Foto Keluarga Tanpa Aurel: Tidak Diajak Jangan ikut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Aurelie-Moeremans-kdrt-324234.jpg)