Harga Sawit di Bengkulu
Harga Sawit Anjlok, Dinas Pertanian Seluma Surati PKS dan Pabrik CPO
Harga Kelapa Sawit Anjlok, Dinas Pertanian Seluma Surati PKS dan Pabrik CPO. Wajib Lapor Update Harga TBS
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Harga sawit petani di sejumlah wilayah Seluma terus mengalami penurunan drastis hingga menyentuh angka Rp 900 per kilogram.
- Dinas Pertanian Kabupaten Seluma akan mengambil langkah pengawasan dengan mewajibkan perusahaan kelapa sawit (PKS) dan pabrik crude palm oil (CPO) melaporkan perkembangan harga pembelian TBS setiap hari.
- Dengan adanya laporan harga harian, pemerintah daerah dapat memantau selisih harga yang terjadi di tingkat PKS maupun harga yang diterima petani di lapangan.
Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Anjloknya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Seluma, Bengkulu, menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Dalam empat hari terakhir, harga sawit petani di sejumlah wilayah Seluma terus mengalami penurunan drastis hingga menyentuh angka Rp 900 per kilogram.
Kondisi tersebut memicu keresahan di kalangan petani sawit karena harga dinilai jauh di bawah harga normal dan sangat berdampak terhadap pendapatan masyarakat.
Menyikapi persoalan ini, Dinas Pertanian Kabupaten Seluma akan mengambil langkah pengawasan dengan mewajibkan perusahaan kelapa sawit (PKS) dan pabrik crude palm oil (CPO) melaporkan perkembangan harga pembelian TBS setiap hari.
Kepala Dinas Pertanian Seluma, Arian Sosial, mengatakan pihaknya akan segera melayangkan surat resmi kepada seluruh PKS dan pabrik CPO yang beroperasi di wilayah Kabupaten Seluma. Surat tersebut berisi kewajiban perusahaan untuk menyampaikan update harga pembelian TBS secara rutin, terutama ketika terjadi perubahan harga.
“Kami akan surati seluruh PKS dan pabrik CPO yang ada. Kami minta agar mereka mengirimkan update harga pembelian TBS setiap hari atau setiap ada perubahan harga,” kata Arian Sosial dikonfirmasi Senin siang (25/5/2026).
Menurut Arian, data harga dari perusahaan sangat penting untuk menentukan langkah dan solusi dalam menstabilkan harga sawit petani.
Baca juga: Harga TBS Sawit Anjlok, Ketua DPRD Bengkulu Desak Pabrik Pertahankan Harga Rp2.800 per Kg
Dengan adanya laporan harga harian, pemerintah daerah dapat memantau selisih harga yang terjadi di tingkat PKS maupun harga yang diterima petani di lapangan.
“Data harga ini penting untuk menentukan langkah yang akan diambil agar harga pembelian TBS petani tidak turun terlalu jauh,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu persoalan yang terjadi saat ini adalah adanya perbedaan harga yang cukup jauh antara harga pembelian di PKS dengan harga yang diterima petani dari pengepul atau pemilik RAM.
Karena itu, Dinas Pertanian juga mengimbau para pemilik RAM maupun tauke sawit agar tidak terlalu rendah menetapkan harga pembelian TBS dari petani.
Menurutnya, harga yang diberikan kepada petani harus tetap mengacu dan diseimbangkan dengan harga yang ditetapkan oleh PKS maupun pabrik CPO.
“Kami mengimbau para pemilik RAM dan tauke sawit agar tidak terlalu rendah membeli sawit petani. Harga harus diseimbangkan dengan harga PKS atau pabrik CPO,” tegas Arian.
Harga TBS Kelapa Sawit
Harga TBS Sawit Seluma
Dinas Pertanian Seluma
Harga Sawit di Bengkulu
Harga Sawit di Bengkulu Anjlok
| Harga TBS Sawit Anjlok, Apkasindo Bengkulu Desak Pemerintah Kendalikan Harga TBS |
|
|---|
| Harga TBS Sawit Anjlok, DPRD Bengkulu Siap Awasi Perusahaan CPO |
|
|---|
| Harga TBS Sawit di Bengkulu Tengah Terjun Bebas, Penurunan Kini Capai Rp 600 per Kilogram |
|
|---|
| Harga TBS di Seluma Makin Anjlok, Petani Menjerit Pengusaha RAM Rugi Puluhan Juta |
|
|---|
| Penetapan Harga TBS Bengkulu Rp3.463/Kg, Wagub Mian Usul Penetapan Dilakukan Tiap Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Harga-TBS-Sawit-di-Seluma.jpg)