Selasa, 26 Mei 2026

Berita Seluma

RAPBD Perubahan 2025 Dibahas DPRD Seluma, Target Disahkan Pertengahan September

RAPBD Perubahan 2025 mulai dibahas DPRD Seluma, ditargetkan ketuk palu pertengahan September tanpa Perkada.

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Ricky Jenihansen
Yayan Hartono/Tribunbengkulu.com
PENJABAT SEKDA - Penjabat Sekda Seluma Deddy Ramdhani, SE, M.SE, MA Senin siang 8 September 2025 menjelaskan bahwa pembahasan RAPBP 2025 akan dilakukan sesuai jadwal. Pj Sekda juga memastikan tidak ada Perkada di APBDP 2025 ini 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan 2025 mulai dibahas oleh DPRD Seluma. Mulai hari ini, pembahasan RAPBDP dilakukan di tingkat komisi.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Seluma, Deddy Ramdhani, mengatakan KUA-PPAS RAPBDP 2025 telah diserahkan ke DPRD Seluma pada Rabu (3/9/2025) lalu dan langsung dibahas dalam Bamus oleh Tim Panja.

"Hari ini mulai dilakukan pembahasan di tingkat komisi RAPBDP 2025 ini, hingga empat hari ke depan," terang Deddy Ramdhani, Senin siang (8/9/2025).

Deddy memastikan tidak akan ada Peraturan Kepala Daerah (Perkada) di tahun 2025. Pembahasan APBD Perubahan 2025 akan dikebut, dengan target pertengahan September sudah diketok palu dan disahkan oleh DPRD Seluma.

"Insha Allah tidak akan ada Perkada, cukuplah tahun 2024 lalu. Jika tidak ada kendala, APBDP 2025 ini sudah ketuk palu pertengahan September ini," kata Deddy.

Ia menjelaskan, dalam APBDP 2025 terdapat beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mendapatkan tambahan anggaran. Di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan, dan Bappeda.

Baca juga: Maradona Diterkam Beruang saat Menyadap Karet, BKSDA Seluma Bengkulu Pasang Perangkap

Selain itu, setiap OPD juga dialokasikan anggaran untuk menjemput program dari pemerintah pusat.

"Di setiap OPD ada penambahan anggaran. Anggaran ini untuk koordinasi dan menjemput program ke pemerintah pusat," ucap Deddy.

Program-program mendesak dan prioritas tetap menjadi fokus utama dalam RAPBD Perubahan 2025. Bidang kesehatan, sosial, dan pendidikan disebut menjadi sektor yang paling diprioritaskan karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Seperti bidang kesehatan, pendidikan dan sosial," imbuhnya.

Deddy menambahkan, setelah RAPBD Perubahan 2025 diketok palu, pihaknya akan mulai mempersiapkan pembahasan RAPBD 2026. KUA-PPAS RAPBD Murni 2026 telah disiapkan dan akan diserahkan setelah APBDP 2025 disahkan.

"Untuk APBD 2026, Oktober mulai kita lakukan pembahasan. Sebelum 30 November 2025, insha Allah sudah ketuk palu dan disahkan DPRD Seluma," sampai Deddy Ramdhani.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved