Kamis, 16 April 2026

Berita Seluma

Maradona Diterkam Beruang saat Menyadap Karet, BKSDA Seluma Bengkulu Pasang Perangkap

Maradona, warga Desa Napal Jungur Kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma diterkam beruang.

Penulis: Yayan Hartono | Editor: Yunike Karolina
Yayan Hartono/TribunBengkulu.com
PASANG PERANGKAP- Tim BKSDA Seksi Wilayah 2 Seluma memasang perangkap di hutan kawasan perkebunan Desa Lubuk Terentang Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu, Jumat (5/9/2025). Pemasangan perangkap ini sebagai tindak lanjut warga Desa Napal Jungur Maradona diserang Beruang pada Rabu 3 September 2025. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Maradona, warga Desa Napal Jungur Kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu diterkam Beruang, pada Rabu 3 September 2025.

Menindaklanjuti itu, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Wilayah 2 Seluma pada Jumat pagi (5/9/2025) memasang perangkap di hutan Desa Lubuk Terentang, tak jauh dari lokasi warga Desa Napal Jungur diserang beruang saat sedang menyadap karet.

Kepala BKSDA Seksi Wilayah 2 Seluma Mariska Tarantona mengatakan, kemarin 4 September 2025 ia telah menurunkan tim untuk melakukan survei lokasi warga diserang beruang. 

"Pagi tadi 5 September 2025, kita langsung pasangkan perangkap tak jauh dari lokasi warga Desa Napal Jungur di serang Beruang," jelas Mariska dikonfirmasi TribunBengkulu.com, Jumat siang (5/9/2025).

Perangkap yang dipasang ucap Mariska, adalah berupa kerangkeng besi. Kerangkeng telah dipasang di lokasi yang diyakini menjadi tempat pelintasan Beruang

"Saat ini perangkap atau kerangkeng telah terpasang. Kita tunggu saja lagi, mudahan Beruang yang menyerang warga tersebut dapat kita amankan," kata Mariska.

Kepala BKSDA mengimbau agar warga waspada. Jika bisa, jangan dulu melakukan aktivitas di kebun yang menjadi habitat Beruang ini.

Jika terpaksa, usahakan jangan sendiri agar jika ada Beruang bisa cepat dan saling bantu untuk menyelamatkan diri. 

"Kalau bisa, satu dua hari ini jangan dulu melaksanakan aktivitas di kebun. Kalaupun tidak bisa ditinggalkan usahakan jangan sendiri, agar jika ada Beruang bisa lebih cepat menyelamatkan diri," ungkap Mariska. 

Mariska menambahkan pihaknya akan berusaha untuk menangkap Beruang yang telah menyerang warga Desa Napal Jungur ini.

Munculnya Beruang ini, menandakan jika habitatnya mulai terganggu. 

"Mudahan nanti Beruangnya bisa kita amankan. Atau jika tidak, kita jauhkan dari perkebunan warga. Jadi mohon perhatiannya, jangan melakukan perburuan. Biarlah kami yang menangani ini sesuai aturannya, karena satwa ini termasuk satwa yang dilindungi," jelas Mariska. 

Untuk diketahui pada Rabu pagi 3 September 2025 lalu, Maradona (33) warga Desa Napal Jungur diserang oleh Beruang.

Korban diserang Beruang saat sedang menyadap karet di kebunnya di kawasan Desa Lubuk Terentang. 

Akibat serangan Beruang ini, Maradona mengalami luka robek di bagian kaki sebelah kiri karena terkena cakaran Beruang tersebut. 

Baca juga: Puluhan Warga Pemilik Lahan Eks HGU Sahbudin Datangi Kantor ATR/BPN Seluma

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved