Pembunuhan di Seluma
Pelaku Pembunuhan Pelajar di Warem Tebat Sibun Seluma Berhasil Dibekuk
Kurang Dari 6 Jam, Satreskrim Polres Seluma Berhasil Bekuk Pelaku Pembunuhan Pelajar di Warem Tebat Sibun
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Kepala Desa Tebat Sibu, Wekadin Saputra, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dari keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergeletak bersimbah darah di depan toilet.
“Menurut keterangan salah seorang pengunjung, korban ditemukan sudah tergeletak bersimbah darah di depan toilet warung remang-remang. Korban mengalami dua luka tusuk di bagian dada depan dan di bagian dada samping kiri,” ungkap Wekadin Saputra saat dikonfirmasi, Minggu malam (15/3/2026).
Dari hasil pemeriksaan, korban diduga kuat menjadi korban penusukan menggunakan senjata tajam.
Luka yang dialami korban cukup parah, yakni dua luka tusuk di bagian dada depan serta di bagian tulang rusuk sebelah kiri.
Korban Dibawa ke Puskesmas
Setelah kejadian tersebut, pihak keluarga bersama warga sekitar langsung membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Masmambang.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penusukan serta motif yang melatarbelakangi kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribunbengkulu.com, peristiwa berdarah ini diduga dipicu oleh keributan yang berkaitan dengan persoalan dendam antar pemuda yang dipengaruhi konsumsi minuman keras.
Bikin Resah Warga
Wekadin Saputra mengungkapkan bahwa keributan di warung remang-remang di wilayah desanya bukan kali pertama terjadi.
Aktivitas tempat hiburan tersebut bahkan sebelumnya telah menuai keluhan dari masyarakat setempat.
Menurutnya, pemerintah desa sebenarnya telah berupaya melarang aktivitas usaha warung remang-remang tersebut karena dinilai sering menimbulkan keributan dan meresahkan masyarakat sekitar.
Namun, larangan tersebut tidak diindahkan oleh pemilik usaha yang tetap menjalankan aktivitasnya di kawasan perkebunan kelapa sawit yang tidak jauh dari permukiman warga.
“Pemerintah desa sudah pernah melarang usaha seperti itu karena sering menimbulkan keributan. Tapi tidak digubris oleh pemiliknya,” kata Wekadin.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak pemerintah desa sebelumnya telah menyurati Pemerintah Kabupaten Seluma agar mengambil langkah tegas terhadap aktivitas usaha yang dinilai berdampak negatif bagi masyarakat tersebut.
polres seluma
Warem
Bupati Teddy Rahman
Pembunuhan di Seluma
Berita Seluma Terkini
berita seluma
Berita Seluma Terbaru
| Satpol PP Tutup Warem di Desa Tebat Sibun Seluma yang Tewaskan Pelajar |
|
|---|
| Polisi Tangkap Pembunuh Pelajar saat Pesta Miras di Warem Tebat Sibun Seluma, Ternyata di Bawah Umur |
|
|---|
| Warem di Desa Tebat Sibun Seluma Bikin Resah Warga, Pelajar Tewas Bersimbah Darah saat Pesta Miras |
|
|---|
| Kronologi Pelajar 17 Tahun Tewas di Warung Remang-Remang Tebat Sibun Seluma saat Pesta Miras |
|
|---|
| Breaking News: Pelajar 17 Tahun Tewas di Warung Remang-Remang Tebat Sibun Seluma saat Pesta Miras |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Pelaku-pembunuhan-pelajar-di-warem-selima-dibekuk.jpg)