Pembunuhan di Seluma
Pelaku Pembunuhan Pelajar di Warem Tebat Sibun Seluma Berhasil Dibekuk
Kurang Dari 6 Jam, Satreskrim Polres Seluma Berhasil Bekuk Pelaku Pembunuhan Pelajar di Warem Tebat Sibun
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Polres Seluma untuk mengungkap pelaku pembunuhan pelajar di warung remang-remang Desa Tebat Sibun Kecamatan Talo, Minggu dini hari (15/3/2026).
- Pelaku BS sedang menjalani pemeriksaan itensif oleh penyidik untuk kepentingan BAP dan pendalaman perkara.
- Pada Minggu dini hari 15 Maret 2026 sekira pukul 01.30WIB terjadi pembunuhan do warung remang-remang yang berada di perkebunan kelapa sawit Desa Tebat Sibun Kecamatan Talo Kecil.
Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Tidak butuh waktu lama bagi Satuan reserse kriminal (Reskrim) Polres Seluma untuk mengungkap pelaku pembunuhan pelajar di warung remang-remang Desa Tebat Sibun Kecamatan Talo, Minggu dinihari (15/3/2026).
Kurang dari waktu 6 jam, atau Minggu pagi sekira pukul 07.00WIB pelaku berinisial BS (17) warga Desa Pering Baru Kecamatan Semidang Alas Maras berhasil dibekuk tanpa perlawanan berarti.
Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan melalui Kasatreskrim AKP Panji Nugraha di dampingi KBO Iptu Mirwan mengatakan pelaku dibekuk dirumah orang tuanya tanpa perlawanan.
"Kejadiannya itu Minggu dinihari, minggu pagi sekira pukul 07.00WIB pelaku BS ini sudah kita dapatkan," terang Mirwan dikonfirmasi Tribunbengkulu.com Senin siang 16 Maret 2026.
Saat ini pelaku telah diamankan ke Mapolres Seluma kata Mirwan. Pelaku BS sedang menjalani pemeriksaan itensif oleh penyidik untuk kepentingan BAP dan pendalaman perkara.
"Pelaku sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Kita masih akan dalami perkara ini, untuk mengungkap motif dan kemungkinan ada pihak lain yang terlibat," kata Mirwan.
Untuk diketahui, pada Minggu dinihari 15 Maret 2026 sekira pukul 01.30WIB terjadi pembunuhan do warung remang-remang yang berada di perkebunan kelapa sawit Desa Tebat Sibun Kecamatan Talo Kecil.
Korban bernama Rido Saputra (17) yang juga masih berstatus sebagai pelajar warga Desa Taba Kecamatan Talo Kecil. Korban meninggal akibat luka tusukan senjata tajam, dua tusukan di bagian dada dan satu tusukan di rusuk sebelah kanan.
Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Masmambang untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun korban tidak terselamatkan dan meninggal dunia.
Warem Bikin Resah Warga
Keberadaan warung remang-remang di Desa Tebat Sibun, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma, kembali menjadi sorotan warga setelah seorang pelajar berusia 17 tahun tewas dalam peristiwa berdarah di lokasi tersebut, Minggu (15/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.
Korban bernama Rido Saputra (17) ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan luka tusuk di bagian dada setelah diduga terjadi keributan yang dipicu pesta minuman keras di warung remang-remang tersebut.
Baca juga: Kronologi Pelajar 17 Tahun Tewas di Warung Remang-Remang Tebat Sibun Seluma saat Pesta Miras
Kejadian tersebut terjadi di salah satu warung remang-remang yang berada di Desa Tebat Sibun, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma.
Korban diketahui bernama Rido Saputra (17), seorang pelajar SMA yang merupakan warga Desa Taba, Kecamatan Talo Kecil.
Korban Ditemukan Bersimbah Darah
Kepala Desa Tebat Sibu, Wekadin Saputra, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dari keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergeletak bersimbah darah di depan toilet.
“Menurut keterangan salah seorang pengunjung, korban ditemukan sudah tergeletak bersimbah darah di depan toilet warung remang-remang. Korban mengalami dua luka tusuk di bagian dada depan dan di bagian dada samping kiri,” ungkap Wekadin Saputra saat dikonfirmasi, Minggu malam (15/3/2026).
Dari hasil pemeriksaan, korban diduga kuat menjadi korban penusukan menggunakan senjata tajam.
Luka yang dialami korban cukup parah, yakni dua luka tusuk di bagian dada depan serta di bagian tulang rusuk sebelah kiri.
Korban Dibawa ke Puskesmas
Setelah kejadian tersebut, pihak keluarga bersama warga sekitar langsung membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Masmambang.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penusukan serta motif yang melatarbelakangi kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribunbengkulu.com, peristiwa berdarah ini diduga dipicu oleh keributan yang berkaitan dengan persoalan dendam antar pemuda yang dipengaruhi konsumsi minuman keras.
Bikin Resah Warga
Wekadin Saputra mengungkapkan bahwa keributan di warung remang-remang di wilayah desanya bukan kali pertama terjadi.
Aktivitas tempat hiburan tersebut bahkan sebelumnya telah menuai keluhan dari masyarakat setempat.
Menurutnya, pemerintah desa sebenarnya telah berupaya melarang aktivitas usaha warung remang-remang tersebut karena dinilai sering menimbulkan keributan dan meresahkan masyarakat sekitar.
Namun, larangan tersebut tidak diindahkan oleh pemilik usaha yang tetap menjalankan aktivitasnya di kawasan perkebunan kelapa sawit yang tidak jauh dari permukiman warga.
“Pemerintah desa sudah pernah melarang usaha seperti itu karena sering menimbulkan keributan. Tapi tidak digubris oleh pemiliknya,” kata Wekadin.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak pemerintah desa sebelumnya telah menyurati Pemerintah Kabupaten Seluma agar mengambil langkah tegas terhadap aktivitas usaha yang dinilai berdampak negatif bagi masyarakat tersebut.
Menurutnya, keberadaan warung remang-remang tersebut juga menjadi perhatian karena banyak pengunjung yang datang masih berstatus pelajar.
“Kami sudah pernah menyurati pemerintah daerah agar ada tindakan tegas, karena tempat seperti itu sering menimbulkan keributan dan banyak pengunjungnya masih pelajar,” ucap Wekadin.
Kades Tebat Sibun berharap setelah adanya peristiwa yang menelan korban jiwa ini, pemerintah daerah dapat mengambil langkah konkret untuk menertibkan tempat usaha yang dinilai meresahkan masyarakat.
“Sekarang tinggal pemerintah Seluma yang bisa mengambil tindakan tegas setelah kejadian ini. Maunya kami, warem ini segera dibongkar dan ditutup,” Sampai Wekadin.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini
polres seluma
Warem
Bupati Teddy Rahman
Pembunuhan di Seluma
Berita Seluma Terkini
berita seluma
Berita Seluma Terbaru
| Satpol PP Tutup Warem di Desa Tebat Sibun Seluma yang Tewaskan Pelajar |
|
|---|
| Polisi Tangkap Pembunuh Pelajar saat Pesta Miras di Warem Tebat Sibun Seluma, Ternyata di Bawah Umur |
|
|---|
| Warem di Desa Tebat Sibun Seluma Bikin Resah Warga, Pelajar Tewas Bersimbah Darah saat Pesta Miras |
|
|---|
| Kronologi Pelajar 17 Tahun Tewas di Warung Remang-Remang Tebat Sibun Seluma saat Pesta Miras |
|
|---|
| Breaking News: Pelajar 17 Tahun Tewas di Warung Remang-Remang Tebat Sibun Seluma saat Pesta Miras |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Pelaku-pembunuhan-pelajar-di-warem-selima-dibekuk.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.