Kamis, 7 Mei 2026

Respon Dewan Provinsi soal Rencana Pemprov Bengkulu Merobohkan View Tower

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Gunadi Yunir meminta Pemprov Bengkulu untuk mempertimbangkan kembali rencana perobohan view tower.

Tayang:
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Gunadi Yunir. Dewan dari dapil BS-Kaur ini menyarankan agar Pemprov Bengkulu mempertimbangkan secara matang sebelum merobohkan view tower, Jumat (4/3/2022). 

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Gunadi Yunir meminta Pemprov Bengkulu untuk mempertimbangkan kembali rencana perobohan view tower.

Baik dari sisi anggaran dan fungsi. "Misalnya dari segi anggaran, sudah berapa yang dihabiskan untuk membangunkan bangunan ini dulu, dan berapa anggaran yang disiapkan jika akan ada bangunan baru pengganti view tower tersebut," ungkap Gunadi.

Menurut Gunadi, pertimbangan fungsi juga harus dikaji secara matang, mengingat sebelum membangun view tower dulu, pastinya pada saat itu sudah ada kajian fungsi dari view tower itu sendiri.

Sehingga jangan sampai terkesan Pemerintah Provinsi Bengkulu hanya merobohkan saja tanpa ada gagasan solusi.

"Saya memang belum menjabat dewan pada saat itu. Jangan asal robohkan saja, misal mau ada bangunan pengganti, Pemprov juga harus memikirkan fungsinya nanti apa, jangan sampai malah menjadi seperti view tower ini lagi, kan percuma," katanya.

Jika memang kondisinya sudah membahayakan, maka untuk sementara Pemerintah Provinsi bisa memasang warning line terlebih dahulu di lokasi view tower.

Harus ada kajian yang tepat, dan sudah ada solusi pasca dirobohkannya bangunan tersebut.

"Meskipun mereka beralasan jika diperbaiki sama dengan membangunkan baru, tetap saja harus ada kajiannya secara matang," ujarnya.

Maka dari itu, ia menyarankan agar Pemprov jangan terlalu mudah untuk mengambil keputusan untuk merobohkan bangunan tersebut.

Apalagi kebijakan tersebut harus diambil dalam kondisi serba sulit di masa pandemi ini.

"Saat ini masih banyak kebutuhan lain yang erat kaitannya dengan kepentingan masyarakat. Kalau yang seperti itu sebaiknya harus benar-benar difikirkan dan dikaji dari berbagai aspek," ungkapnya. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved