Minggu, 12 April 2026

Ancam Pengendara Motor dengan Celurit, Pria Diduga Begal Tewas Ditembak saat Hendak Diamankan

Seorang pria Sumenep, Madura inisial HR (24) yang diduga begal tewas setelah dilumpuhkan petugas dengan sebuah tembakan, Minggu (13/3/2022) sore.

Editor: Yunike Karolina
Tribunnews.Com
Tangkapan layar dari video detik-setik terduga begal akan diamankan 

TRIBUNBENGKULU.COM - Seorang pria Sumenep, Madura inisial HR (24) yang diduga begal tewas setelah dilumpuhkan petugas dengan sebuah tembakan, Minggu (13/3/2022) sore.

HR (24) asal Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding diduga akan merampas sepeda motor seorang perempuan sekitar pukul 16.30 WIB, di Jalan Raya Adirasa Kolor Sumenep.

Korbannya perempuan inisial EF asal Kecamatan Arjasa atau Pulau Kangean Sumenep.

Pria itu menyerang petugas menggunakan celurit saat hendak diamankan.

Dilansir dari TribunMadura.com, Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas mengatakan, pria berinisial HR itu hendak merampas sepeda motor pengguna jalan lainnya.

Korbannya pun saat itu berteriak meminta tolong.

"Dari informasi Masyarakat itu ada yang menyampaikan ke piket reskrim bahwa ada penodongan terhadap seorang perempuan, ditodong dengan celurit mau melakukan perampasan sepedanya. Dan korban berteriak minta tolong, sementara warga sekitar tidak berani mendekat," kata AKP Widiarti Sutioningtyas, Senin (14/3/2022).

Mantan Kapolsek Kota Sumenep ini mengungkapkan, setelah petugas mendatangi lokasi kejadian dan mendapati pelaku yang tengah memegang sebilah celurit.

"Akhirnya HR pun berhasil dilumpuhkan oleh satuan reserse kriminal Polres Sumenep, karena HR berupaya menyerang petugas kami dengan mengayunkan celuritnya," ungkapnya.

Namun lanjutnya, pada saat mau dibawa ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenel HR sudah dinyatakan meninggal dunia.

"Ketika hendak dilarikan ke RSUD Sumenep, HR telah meninggal dunia ditengah perjalanan," ungkapnya.

Sementara itu, keluarga pelaku yang diduga begal yang dilumpuhkan polisi hingga tewas terkapar mengakui jika keponakannya sering meminum-minuman keras.

H. Jalil, paman pelaku menuturkan, bahwa keponakannya tersebut sepekan terakhir ini ini memang kerap ditemukan dalam kondisi mabuk-mabukan.

"Sebelumnya minum-minuman (miras)," kata H. Jalil, Minggu (13/3/2022) malam.

Ia juga mengakui saat keluar dari rumahnya membawa senjata tajam (sabit) dan sempat ditegur dan bahkan sempat dirampas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved