Mengenal Apa Itu Anxiety, Jenis, Gejala dan Penyebabnya
Dalam dunia Psikologis, istilah Anxiety digunakan untuk menggambarkan sebuah emosi negatif. Dalam kondisi tertentu, seseorang pasti pernah merasakan
Penulis: Kartika Aditia | Editor: M Arif Hidayat
Kondisi ini ditandai dengan munculnya ketakutan tak wajar saat berinteraksi dengan orang lain. Pengidap gangguan kecemasan tipe ini sering mengalami rasa malu yang berlebihan yang membuat mereka takut untuk bertindak.
2. Gangguan Kecemasan Menyeluruh
Gangguan kecemasan menyeluruh yang membuat pengidapnya merasa cemas dan takut berlebihan dalam jangka waktu yang lama. Pengidapnya seringkali ketakutan akan hal-hal yang bahkan belum tentu terjadi, seperti bencana alam, finansial, kesehatan, dan masih banyak lagi.
3. Gangguan Panik
Terakhir, gangguan panik, yang membuat pengidapnya lebih sering merasa sedang berada dalam kondisi yang menakutkan. Mereka seperti merasakan adanya teror terus-menerus, meski hal tersebut sebenarnya tidak terjadi.
Lalu, apa yang menjadi tanda anxiety disorder ini? Berikut beberapa di antaranya:
- Sulit Tidur
Sulit tidur seringkali dikaitkan dengan masalah kesehatan yang terjadi pada tubuh, baik kesehatan fisik maupun mental.
Pasalnya, sulit tidur hampir selalu terjadi pada seseorang yang sedang dilanda stres, tertekan, cemas, dan depresi. Meski begitu, kalau kamu tidak bisa tidur selama berhari-hari karena perasaan khawatir tanpa sebab, bisa jadi kamu telah mengidap anxiety disorder.
- Rasa Trauma
Sebuah studi yang dimuat dalam Journal of Anxiety Disorder mengemukakan bahwa salah satu tanda anxiety disorder yang sering terjadi adalah munculnya rasa trauma pada diri para pengidap. Umumnya, para pengidap akan sebisa mungkin menghindari semua hal yang bisa memicu munculnya rasa trauma tersebut agar tidak merasa ketakutan akan mengalami kejadian serupa.
- Rasa Tegang pada Otot
Seseorang yang mengidap gangguan kecemasan akan sering mengalami tegang otot di beberapa bagian tubuhnya, seperti misalnya otot rahang yang mengeras dan sering mengepalkan tangan hingga gemetar. Ironisnya, terjadinya tanda anxiety disorder ini justru tidak disadari oleh pengidapnya hingga beberapa waktu kemudian. Ini menjadi cara bagi para pengidap untuk mengontrol rasa cemas yang berlebihan.
- Sering Panik
Kamu sering mendapati diri merasa panik secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas? Kamu perlu waspada, karena serangan panik juga menjadi salah satu gejala dari gangguan kecemasan. Biasanya, kondisi ini diikuti oleh jantung yang berdebar kencang, keluarnya keringat dingin pada tubuh, juga nyeri di bagian dada dan perut. Gejala ini bisa terjadi berulang kali dalam kurun waktu tertentu.
- Rasa Takut yang Tidak Wajar
Setiap orang pasti memiliki rasa takut terhadap suatu hal, seperti takut pada hewan atau benda tertentu, takut terbang, dan lain sebagainya. Rasa takut yang berlebihan dan tak wajar ini akan menuju ke arah fobia. Sebenarnya, fobia menjadi tanda anxiety disorder yang cukup serius, karena para pengidapnya cenderung merasa takut secara berlebihan terhadap suatu hal.

Munculnya rasa cemas karena harus berhadapan dengan situasi atau keadaan yang dianggap dapat menimbulkan stres adalah hal yang normal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Arti-Kata-Anxiety-Kenali-Jenis-Gejala-Dan-Penyebabnya.jpg)