Harimau Sumatera Berkeliaran di Dekat Pemukiman Warga, Petugas Pasang Kamera Trap

Harimau Sumatera di dekat permukiman warga, di Desa Pintu Pohan Dolok, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba.

Editor: Hendrik Budiman
HO
Suasana pemasangan kandang jebak di lokasi lintasan Harimau Sumatera yang ada di Desa Pintu Pohan Dolok, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba 

TRIBUNBENGKULU.COM - Petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Pematangsiantar melakukan pemasangan kamera trap.

Hal itu lantaran kemunculan Harimau Sumatera di dekat permukiman warga, di Desa Pintu Pohan Dolok, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba.

Kemunculan hewan dengan nama latin Phantera tighris itu cukup membuat resah masyarakat.

Kepala Bidang BKSDA Wilayah II Pematangsiantar, Seno Pramudita mengatakan ada dua kamera yang mereka pasang.

Baca juga: Harimau Sumatera Lanustika Dikembalikan ke Rimba Raya

Baca juga: Pekerja di Kumpeh Tewas Diterkam Harimau, BKSDA Ingatkan Warga Tak Masuk Hutan Pada Jam Tertentu

Pemasangan kamera itu, untuk mengetahui kemana dan dimana Harimau Sumatera itu bergerak.

"Pada hari Selasa (29/03/22), tim resort SMDS1, kades, anggota babinsa porsea,dan pemilik ternak yang dimakan Harimau Sumatera melakukan pemasang dua unit kamera trap pada koordinat N 02 31 04, 2 E 099 16 38, 4 dan pada kordinat N 02 31 01, 9 E 099 16 38, 8," ujar Seno dikutip dari Tribunmedan.com, Minggu (3/4/2022).

Baca juga: Warga Kembali Temukan Jejak Kaki Harimau di Areal Perkebunan, Tim BKSDA Lakukan Pengecekan

Baca juga: Beredar Foto dan Narasi Harimau Muncul di Kebun Sawit Bengkulu Selatan, BKSDA Pastikan Hoaks

Ia mengatakan, setelah kamera dipasang, belum ada tanda-tanda kemunculan harimau.

Lalu, pihak BKSDA bersama petugas terkait memasang kandang jebak di lokasi kemunculan Harimau Sumatera.

"Pemasangan kandang jebak dilakukan pada koordinat N 02 31 35, 1 E. 099 16 22, 5, dimana letak pamasangan kandang jebak ini diyakini masyarakat sebagai lintasan Harimau Sumatera di daerah itu," ungkapnya.

Baca juga: Harimau Mangsa Ternak Warga di Mukomuko, BKSDA Pasang Perangkap

Baca juga: Sapi Warga diduga dimangsa Harimau, Ditemukan Bekas Gigitan dan Jejak Kaki

"Dan hari itu juga setelah selesai pemasangan kandang jebak sekitar pukul 14.00 WIB, Kasi Wilayah lV Tarutung dan Kepala Resort/ staf resort SM DS l melakukan sosialisasi terhadap gangguan konflik Harimau Sumatera di daerah tersebut," terangnya.

Seno pun mengimbau, bila nantinya Harimau Sumatera masuk ke kandang jebak yang dipasang petugas, maka tak satupun warga boleh melukai hewan dilindungi tersebut

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved