Raperda Inisiatif DPRD tentang Desa Wisata, Bupati Kepahiang: Dukungan untuk Desa Berpotensi

Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid mengatakan Raperda Desa Wisata di Kepahiang sebagai bentuk dukungan terhadap desa yang memiliki potensi wisata.

Panji/Tribunbengkulu.com
Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid saat menyerahkan tanggapan terkait Raperda Desa Wisata kepada Ketua DPRD Kepahiang Windra Purnawan, di ruang sidang utama DPRD Kepahiang, pada Senin (13/6/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid mengatakan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Desa Wisata di Kepahiang sebagai bentuk dukungan terhadap desa yang memiliki potensi wisata.

Hal itu disampaikan Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid pada rapat paripurna di DPRD Kepahiang dengan agenda mendengar pendapat bupati terhadap raperda inisiatif DPRD Kepahiang tentang Desa Wisata, Senin sore (13/6/2022) di ruang sidang rapat utama DPRD Kepahiang.

"Hal ini (Raperda Desa Wisata) merupakan dukungan untuk memajukan desa yang memiliki potensi wisata di Kabupaten Kepahiang," kata Bupati Kepahiang Hidayatullah dalam Rapat Paripurna tersebut, pada Senin (13/6/2022) 

Lanjut Bupati Kepahiang Hidayatullah, dukungan terhadap desa terkait percepatan pemulihan ekonomi desa dengan menghidupkan kembali kegiatan ekonomi melalui pembukaan lapangan kerja dan UMKM serta program desa wisata. 

"Melalui Raperda Desa Wisata dukungan dari pemerintah Desa terhadap program Bupati Kepahiang yang salah satunya pengembangan pariwisata dapat menjadikan Kabupaten Kepahiang sebagai Kabupaten tujuan wisata baik lokal maupun nasional," bebernya.

Ia berharap melalui raperda Desa Wisata dapat mempercepat sertifikasi Desa Wisata sesuai dengan Permenparekraf Nomor 9 Tahun 2021 tentang sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan.

"Status mutu berkelanjutan, pengelolaan, sosial ekonomi, budaya dan lingkungan berkelanjutan sehingga Kabupaten Kepahiang dapat menjadi tujuan wisata baik lokal maupun nasional,” jelas Bupati Kepahiang.

Dalam penuturannya juga, nanti pihaknya akan memeriksa terlebih dahulu regulasinya, apakah Dana Desa bisa digunakan untuk pariwisata di desa.

Bila memungkinkan untuk dana APBD bisa juga mendorong desa-desa dalam meningkatkan pariwisata.

"Jika tidak memiliki potensi wisata di desanya, jangan dipaksakan. Kita lihat keunikan apa yang dimiliki desa tersebut," ujar Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid

Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang Windra Purnawan mengatakan, pendapat bupati yang disampaikan dalam rapat paripurna akan kembali ditanggapi fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Kepahiang.

“Pendapat bupati atas raperda desa wisata akan diserahkan kepada Fraksi-fraksi DPRD untuk ditanggapi melalui jawaban Fraksi-fraksi yang akan disampaikan dalam rapat paripurna hari Selasa 14 Juni 2022,” kata Windra Purnawan 

Dilansir dari Humas DPRD Kabupaten Kepahiang, Anggota DPRD Kabupaten Kepahiang menyampaikan Nota pengantar Bapemperda atas Raperda Kabupaten Kepahiang tentang Desa Wisata, pada Jumat (10/6/2022) 

Anggota DPRD Kepahiang, Anudin, selaku inisiator raperda berharap raperda ini dapat dibahas pada tahap selanjutnya.

Dengan raperda ini dapat memberi ruang kepada pemerintah desa dalam membangun sinergi dan kolaborasi melalui strategi desa wisata untuk meningkatkan sentra produksi masyarakat melalui penciptaan ruang-ruang ekonomi lokal baru. 

“Melalui strategi desa wisata ada peningkatan produksi masyarakat desa melalui penciptaan ruang-ruang ekonomi lokal baru,” kata Anudin 

Ia juga mengaku siap menerima kritik saran dan masukan terhadap raperda inisiatif tersebut.

“Kritik saran dan masukan tetap kami akomodir terhadap raperda inisiatif ini melalui DPRD Kabupaten Kepahiang, Bupati Kepahiang serta lapisan masyarakat untuk penyempurnaan materi muatan raperda ini,” ujar Anudin.
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved