Suharso Monoarfa Dicopot

Suharso Monoarfa Dicopot Sebagai Ketum PPP, Watimpres Muhammad Mardiono Jabat Plt Ketum PPP

Pemberhentian Suharso Monoarfa setelah pimpinan 3 Majelis DPP PPP melakukan musyawarah, dan telah memutuskan mencopot mantan menteri ATR/BPN itu.

Editor: Hendrik Budiman
Istimewa
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) IV dalam rangka pelaksanaan tahapan pemilu 2024. Pimpinan 3 Majelis DPP PPP telah melakukan musyawarah, dan telah memutuskan mencopot Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum, Plt Ketum PPP saat ini dijabat anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Muhammad Mardiono. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Suharso Monoarfa dicopot sebagai Ketua Umum PPP (Partai Persatuan Pembangunan).

Pemberhentian Suharso Monoarfa setelah pimpinan 3 Majelis DPP PPP melakukan musyawarah, dan telah memutuskan mencopot Menteri PPN/Bappenas itu sebagai Ketua Umum PPP.

Bahkan, Majelis DPP PPP telah menunjuk seorang pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan kursi Ketua Umum PPP pengganti Suharso Monoarfa.

Plt Ketum PPP saat ini dijabat anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Muhammad Mardiono.

Wakil Sekretaris Majelis Pertimbangan DPP PPP Usman M. Tokan mengatakan, pemberhentian dilakukan setelah pimpinan 3 Majelis partai menyikapi terkait ramai dan gaduhan soal Suharso Monoarfa secara pribadi dan kalangan simpatisan PPP.

"Sehingga pada tgl 30 Agustus 2022, dengan berat hati, Pimpinan 3 Majelis yang merupakan Majelis Tinggi DPP akhirnya melayangkan surat ketiga yang atas dasar kewenangannya mengeluarkan Fatwa Majelis yakni Memberhentikan Saudara Suharso Monoarfa dari Jabatan Ketua Umum DPP PPP terhitung sejak surat tersebut ditandatangani," kata Usman dikutip dari Tribunnews, Senin (5/9/2022).

Baca juga: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Surati Presiden Jokowi Minta Kaji Ulang Kenaikan Harga BBM

Menurutnya, pada tanggal 2-3 September bertempat di Bogor, Mahkamah Partai melakukan rapat dan mengeluarkan Pendapat Mahkamah Partai.

"Bahwa menyepakati usulan 3 Pimpinan Majelis untuk memberhentikan Saudara Suharso Monoarfa dari jabatan Ketua Umum DPP PPP masa bakti 2020-2025," terangnya.

Selanjutnya, 3 Pimpinan Majelis DPP PPP meminta pendapat hukum Mahkamah Partai sesuai dengan AD/ART PPP, serta meminta Pengurus Harian (PH) DPP PPP segera melaksanakan rapat untuk memilih dan menetapkan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum untuk mengisi lowongan jabatan tersebut.

Keputusan yang diambil para majelis dipastikan telah meminta pertimbangan banyak pihak. Tak terkecuali Ketua Majelis Syari’ah, KH Mustofa Aqil Siraj.

Baca juga: Demo Tolak Harga BBM Naik di Bengkulu Selatan Berakhir Kondusif, Ini 4 Tuntutan Mahasiswa

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved