BREAKING NEWS: Utang Dibayar dengan Berhubungan Badan, Direkam Lalu Korban Diperas Belasan Juta

Ada-ada saja akal bulus orang cari uang secara pintas, meski sadar perbuatannya melawan hukum dan bakal dijerat pidana.

Penulis: Beta Misutra | Editor: M Arif Hidayat
HO Polres Bengkulu
4 pelaku pemerasan diamankan di kawasan Pantai Panjang oleh pihak Polres Bengkulu 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Ada-ada saja akal bulus orang cari uang secara pintas, meski sadar perbuatannya melawan hukum dan bakal dijerat pidana.

Seperti yang dilakukan FOS (32) wanita yang berprofesi sebagai pedagang, NB (32) ibu rumah tangga, SP (29) ibu rumah tangga, dan SU (36) tukang jaga malam.

Keempat warga Kota Bengkulu ini harus meringkuk di penjara lantaran diduga melakukan pemerasan terhadap HW (46), warga Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu.

Korban mengaku diperas oleh para pelaku hingga belasan juta.

 

Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Welliwanto Malau menjelaskan, aksi pemerasan ini berawal ketika tersangka FOS meminjam uang sebesar Rp 800 ribu kepada HW.

Dalam perjanjian keduanya, uang yang dipinjam FOS akan dikembalikan dalam bentuk pelayanan berhubungan badan di salah satu hotel di wilayah Kota Bengkulu.

Singkat cerita, FOS melunasi utang kepada HW sesuai dengan cara yang mereka sepakati.

FOS dan HW kemudian melakukan hubungan suami istri di salah satu hotel di Kota Bengkulu.

Ternyata, tidak hanya melunasi utang. FOS sudah mengatur siasat jahat bersama rekannya SP dan NB.

Saat berhubungan suami istri, SP bertugas untuk diam-diam merekam kejadian itu.

Nah, dengan bermodalkan rekaman video inilah kFOS, SP dan NB mendatangi HW di depan salah satu warung yang ada di wilayah Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu.

Selanjutnya ketiganya meminta uang tunai sebesar Rp 10 juta kepada korban, dengan perjanjian yang disepakati di atas materai.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved