Senin, 13 April 2026

Harimau Masuk Desa dan Nyaris Terkam Ternak di Mukomuko, Ini Imbauan BKSDA

Lagi, Harimau Sumatera kembali masuk desa hingga pemukiman warga. Peristiwa ini terjadi di Des

Penulis: Seno Agritinus Malvin | Editor: M Arif Hidayat
Ho Tribunbengkulu.com
Tim BKSDA tinjau kandang kambing yang jadi sasaran serangan harimau di Malin Deman Mukomuko 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, S. Agri M

TRIBUNBENGKULU, MUKOMUKO - Lagi, Harimau Sumatera kembali masuk desa hingga pemukiman warga.

Peristiwa ini terjadi di Desa Gajah Makmur, Kecamatan Malin Deman, Mukomuko Bengkulu pada Rabu (22/3/2023) dini hari.

Dimana, seekor harimau masuk kawasan pemukiman dan hendak menerkam ternak kambing di dalam kandang milik Parlan warga setempat.

Beruntung, berkat kandang kambing milik warga desa tersebut cukup kokoh, si raja hutan itu gagal memangsa kambing milik warga.

Namun, sisa baretan cakar harimau di dinding kandang, serta jejak yang ditinggalkan cukup membuat suasana desa mencekam.

"Benar, kejadiannya hari Rabu (22/3/2023) kemarin," kata Kades Gajah Makmur, Gutomo membenarkan, ketika dikonfirmasi, Sabtu (25/3/2023).

"Tapi kambingnya gak apa-apa. Selamat. Harimau gak bisa masuk. Ladangnya kuat. Kejadian ini sudah kami laporkan ke BKSDA," singkat Kades.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung, Said Jauhari membenarkan pihaknya telah menerima laporan prihal harimau masuk desa ini.

Ia mengatakan, pada Jumat (24/3/2023) tim dari BKSDA telah turun memantau kondisi di desa Gajah Makmur yang diduga telah dimasuki harimau Sumatra.

"Hasil pengecekan, ditemukan jejak harimau di sekitar kandang kambing dan juga terdapat bekas cakar di dinding kandang. Kandang berada di belakang dapur rumah warga. Jarak dekat sekali dengan rumah," ungkap Said, dikonfirmasi Sabtu (25/3/2023).

Ia mengatakan, petugas mengimbau kepada masyakat, agar semua ternak ditempatkan seaman mungkin, memberikan penerangan disekitar kandang.

Kemudian, warga diminta membuat pagar kawat di sekitar kandang.

Kata Said, warga juga diingatkan, agar tidak sendirian dalam beraktifitas sehari-hari terutama ke kebun apalagi ke hutan, serta jangan melukai satwa liar yang melintas di sekitar warga.

"Bila terjadi konflik agar masyarakat melaporkan ke tim Satgas desa yang telah dibentuk dan selanjutnya disampaikan ke pihak yang berwenang," demikian Said.

Untuk diketahui, ini bukan pertama kali harimau Sumatera masuk kawasan pemukiman warga di wilayah Kecamatan Malin Deman.

Sebelumnya, harimau pernah menerkam ternak sapi di kandang warga.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved